TinjauAds
Tinjau

Hidroponik Dongkrak Ekonomi Masyarakat IKN

Dibaca dalam waktu3 Menit, 48 Detik

Selain itu, salah satu keuntungan dengan semakin banyaknya perkebunan hidroponik ini, maka masyarakat di sekitar kawasan IKN kini bisa memperoleh sayuran segar tanpa harus berpergian jauh ke pasar atau pun pusat kota, karena saat ini hampir di setiap desa sebagian besar masyarakatnya sudah memiliki kebun hidroponik masing-masing.

“Jadi dengan berkembangnya perkebunan hidroponik ini, masyarakat kini tak perlu lagi jauh-jauh ke pasar jika membutuhkan sayuran segar, karena di hampir setiap desa, mereka sudah bisa memperoleh pasokan sayur segar dari kebun hidroponik ini, jadi sangat memudahkan masyarakat,” pungkasnya.

Bripka Ahmad Fatoni mengaku kini ia mampu mendapatkan omset hingga jutaan rupiah per hari. Pasalnya, di setiap pagi, ia bisa memanen sedikitnya 150 pack sayuran hidroponik yang ia jual seharga Rp 10 ribu per pack-nya.

“Dari awal sampai saat ini memang butuh banyak perjuangan, dan sampai dengan hari ini kita bisa mendapatkan omset setiap kali panen setiap harinya kisaran 150 pack, dan per packnya saya jual seharga Rp 10 ribu, jadi ya tinggal dikalikan saja mbak,” ucapnya sembari tersipu malu.

Hingga saat ini, sayuran segar dari kebun hidroponik yang ia kelola, telah ia pasarkan di pasar lokal sekitar kawasan IKN, dan juga Balikpapan.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Untuk sayur dari hasil hidroponik ini sampai dengan saat ini masih saya pasarkan di pasar lokal sekitar kawasan IKN saja ya mbak, tetapi ada juga beberapa pelanggan dari Balikpapan yang sengaja ambil sayuran dari sini setiap hari,” tuturnya.

Ia pun berharap masyarakat di sekitar kawasan IKN itu lebih pandai melihat peluang, terutama dalam hal peningkatan roda ekonomi masyarakat, salah satunya melalui sayuran hidroponik ini. Karena nantinya, masyarakat sekitar IKN ini bisa menjadi pemasok untuk kebutuhan pangan bagi Ibukota Negara Nusantara atau IKN.

“Harapan saya itu masyarakat sekitar IKN bisa melihat peluang, kira-kira apa yang bisa menjadi komoditi yang menghasilkan perekonomian lebih bagus, salah satunya ya sayuran hidroponik ini. Karena bahan pangan itu nantinya akan dibutuhkan banyak disini, kalau tidak dimulai dari sekarang, akan kesulitan nantinya. Semoga masyarakat di sektiar sini bisa merubah mindsetnya untuk menyediakan bahan pangan bagi kebutuhan Ibukota Negara Nusantara,” tutupnya.

Editor: Michael Ckow

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button