TinjauAds
Tinjau

Memoles Anies Baswedan: Jet Pribadi, Yohanes, Demo Penolakan

Dibaca dalam waktu1 Menit, 31 Detik

Memoles Anies Baswedan, dari soal jet pribadi, pemberian nama Yohanes hingga demo penolakan di Solo, ditengarai sebagai pembingkaian isu agar Anies semakin populer.

Jakarta – Jelang Pemilu 2024, Anies Rasyid Baswedan sudah pasti memperlihatkan keinginannya berkompetisi di bursa Capres. Memoles Anies Baswedan, dari soal jet pribadi, pemberian nama Yohanes hingga demo penolakan di Solo, ditengarai sebagai pembingkaian isu agar Anies semakin populer.

Ketua DPP NasDem Willy Aditya soal jet pribadi yang digunakan Anies akhir-akhir ini, mengungkit kisah nabi.

Willy mulanya mengatakan justru bagus jika mendedikasikan sesuatu yang privat untuk kepentingan yang lebih besar.

Willy lalu menyinggung pemimpin dunia dan nabi-nabi pun menggunakan kendaraan terbaiknya saat memimpin di medan laga. Menurut Willy, hal ini dilakukan untuk menjaga marwah kepemimpinan pemimpin tersebut.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Soal pemberian nama Yohanes oleh pemuka agama di Papua, dalam sebuah video yang mengunggah kegiatan itu oleh akun Twitter Komunitas Katolik Garis Lucu, tampak Anies mendatangi sebuah rumah doa di Papua. Anies disambut oleh para pemuka agama setempat dan mengalungkan noken kepada Anies.

Setelah mendapatkan sambutan baik, sang pemuka agama kemudian memberikan nama Yohanes pada mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“Anak kami Anies datang di Rumah Tuhan dengan nama Yohanes,” ucap sang pemuka agama dihadapan Anies Baswedan.

Soal penolakan oleh sekelompok warga saat hendak menghadiri pernikahan di Solo, Jawa Tengah. Partai NasDem merespons santai penolakan kepada bakal calon presiden yang akan diusung pada tahun 2024 itu.

Jet pribadi, Yohanes dan penolakan di Solo menempatkan Anies Baswedan dalam sorotan yang memenuhi lini massa dan media hari-hari ini.

Partai Nasdem misalnya soal penolakan di Solo mengakui tidak apa-apa. Justru Nasdem melihat bahwa Anies Baswedan semakin bagus jika mendapat cercaan dan terzalimi.

“Nggak ada masalah. Nggak apa-apa, Mas Anies makin dizalimi makin bagus,” kata Ketua DPP NasDem Effendy Choirie (Gus Choi) kepada wartawan, Senin (26/12/22).

Penulis: Michael Ckow

Editor: Rio Cornelianto

Back to top button