Basarnas: Helikopter P-1103 Polri Hilang

Rio Cornelianto | tinjau.id
Tanjung Pandan – Basarnas Command Center merilis pantauan kecelakaan Helikopter Polairud P-1103 Rute Pangkalan Bun ke Tanjung Pandan yang hilang.
Pantauan redaksi tinjau.id, helikopter P-1103 terakhir termonitor pada radial 094 inbound 38 DM to TP altitude 3.500 ft.
Ada kendala cuaca yang diduga menjadi penyebab hilangnya helikopter.
“Saat itu tampak awan CB sudah terbentuk dan sudah turun hujan pada jalur penerbangan. Posisi dan komunikasi terakhir helikopter P-1103 menembus awan,” demikian pernyataan Basarnas melalui infografis yang didapatkan redaksi.

Helikopter membawa empat crew: AKP Arif Rahman, Briptu Lasminto, Aipda Joko M dan Bripda Anam.
Sementara itu sebelumnya helikopter P-1113 yang turut diduga hilang telah mendarat di Belitung setelah sebelumnya sempat hilang kontak. Helikopter membawa empat crew: AKP Togu, Ipda Rexy Subroto, Bripka Soleh dan Bripda Erwin dan take off sekitar jam 11.00 WIB.

“Distress ELT tidak memancar sehingga tidak terdeteksi di MEOLUT,” tulis Basarnas.
Hingga malam ini, Minggu (27/11/22) sejumlah upaya dilakukan untuk pencarian helikopter P-1103 yang masih hilang. Diantaranya koordinasi dengan Kantor SAR Palangkaraya, Kantor SAR Pangkalpinang, Kantor SAR Banjarmasin.
Hasil koordinasi menemukan bahwa nelayan setempat sempat melihat P-1103 di sekitar Pulau Buku Limo dan sudah dinformasikan melalui jaringan SAR daerah.
Aksi pencarian dilakukan dengan menerjunkan Pos SAR Tanjung Pandan yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Pandan dan bergabung dengan Pol Air Tanjung Pandan. Personel Pos SAR Manggar juga telah berangkat ke Pelabuhan Manggar dan bergabung dengan Pol Air Manggar.









