TinjauAds
Tinjau

Pecahan Baru Gletser Antartika

Dibaca dalam waktu1 Menit, 18 Detik

Pecahan baru gletser seukuran kota London terlepas dari Antartika. Bongkahan besar terakhir yang lepas di Antartika terjadi pada tahun 1971.

Jakarta – Gletser berukuran setara dengan London terlepas dari Antartika. Lokasinya dekat dengan stasiun penelitian Halley, Inggris.

Melansir BBC, Kamis (26/1/23), proses itu tidak mengejutkan para ilmuwan. Sebab, pertumbuhan retakan besar gunung es baru yang belum memiliki nama di Beting Es Brunt selama dekade terakhir itu selalu dalam pantauan.

Beting Es Brunt atau Brunt Ice Shelf adalah lokasi Stasiun Riset Halley British Antarctic Survey (BAS). Sebanyak 21 ilmuwan yang berada di stasiun itu juga merasa aman dan akan terus bekerja hingga awal bulan depan. Stasiun Halley sekitar 20 km dari garis pecah gletser itu.

Peneliti British Antarctic Survey (BAS) memantau gletser itu dengan serangkaian perangkat GPS. Alat itulah yang menyampaikan informasi tentang pergerakan es ke markas besar badan tersebut di Cambridge.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Otoritas setempat akan memeriksa citra satelit saat tersedia. Mereka ingin melihat bahwa tidak ada ketidakstabilan tak terduga yang muncul di sisa platform lapisan es yang menahan Halley.

Gunung gletser berukuran serupa, yang memiliki julukan sebagai A74, pecah pada Februari 2021. Pada saat itu, diperkirakan bahwa pelepasannya adalah yang terakhir, tetapi peristiwa ini di luar prediksi.

Gletser seluas London yang pecah itu ada di kawasan Brunt Ice Shelf. Itu seperti semenanjung gletser mengambang yang mengalir dari benua Antartika ke Laut Weddell.

Di peta, Laut Weddell adalah sektor Antartika yang langsung menghadap ke selatan Samudra Atlantik. Sedangkan Brunt berada di sisi timur laut.

Sebelum gletser dan A74 ini, bongkahan besar terakhir yang lepas dari Brunt terjadi pada tahun 1971.

Editor: Michael Ckow

Back to top button