TinjauAds
Tinjau

Hotman: Tidak Damai, Ferry KDRT Dengan Istri Sebelumnya Juga

Dibaca dalam waktu1 Menit, 21 Detik

Hotman Paris Hutapea menegaskan kliennya Venna Melinda ingin tidak ada perdamaian dalam kasus KDRT yang menjerat Ferry Irawan. Menurut Venna, Ferry telah memutarbalikkan fakta KDRT yang terjadi. Venna juga menuntut perceraian dan meminta Polisi untuk tetap menahan Ferry.

Surabaya – Artis Venna Melinda menegaskan menolak upaya perdamaian dengan Ferry Irawan.

Venna mengaku sangat sakit hati dengan tindakan suaminya itu karena tidak mengakui kesalahannya.

“Ada beberapa video yang dia kirimkan, tapi saya juga tidak jelas minta maaf untuk apa. Kemudian BAP pertama dia sudah mengakui tapi tiba-tiba setelah ada lawyer tidak mengakui. Jujur, dari hati yang paling dalam harapan saya pupus,” ungkap Venna di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis, (26/1/23).

Kuasa Hukum Venna, Hotman Paris Hutapea pun menegaskan bahwa dalam kasus yang menimpa kliennya tidak ada kata damai untuk Ferry.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Tidak ada mediasi, sudah pasti tidak ada perdamaian dan akan cerai juga,” tegas Hotman.

Selain itu, Hotman mengatakan, sebelum kejadian menimpa Venna Melinda, kasus serupa pernah menimpa mantan Istri Ferry Irawan yakni Anggia Novita. Bahkan, kabarnya lebih parah karena mengalami stroke akibat tindak kekerasan.

“Memohon (Kapolda Jatim) agar orang ini jangan dilepas dari tahanan. Karena bukti bahwa perjuangan wanita korban KDRT itu berhasil. Ini salah satu korbannya dan istri sebelumnya pun mengakui semua penderitaannya,” pungkas Hotman.

Ferry Irawan oleh Venna Melinda dilaporkan ke Mapolresta Kediri karena KDRT di salah satu hotel di Kota Kediri. Kasus tersebut kemudian bergulir di Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.

Berdasarkan hasil olah TKP, pengumpulan barang bukti baik fisik maupun verbal dari keterangan saksi, penyidik secara resmi menetapkan Ferry sebagai tersangka.

Dugaan sementara, Ferry melakukan kekerasan yang berakibat kerusakan psikis dan fisik terhadap Venna.

Editor: Michael Ckow

Back to top button