TinjauAds
Tinjau

Wagub Bali: Pengembangan Pariwisata Libatkan Warga Lokal

Dibaca dalam waktu1 Menit, 55 Detik

Wagub Bali Tjok Oka Sukawati menyebutkan pengembangan ekosistem pariwisata di Bali bertahan karena tidak terlepas dari keterlibatan warga lokal.

Gianyar – Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Sukawati mengatakan pengembangan ekosistem pariwisata di Bali bertahan karena tidak terlepas dari keterlibatan warga lokal.

Wagub Bali mengatakan itu saat menerima kunjungan kerja Bupati Berau, Provinsi Kalimantan Timur Bupati Hj. Sri Juniarsih Mas di Gianyar, Bali, Rabu (25/1/23).

Menurut Tjok, pembangunan dan pengembangan pariwisata di Bali telah dilakukan ratusan tahun silam berkat kerja sama antara pemerintah dan masyarakat lokal.

“Secara perlahan, budaya, adat istiadat sebagai pondasi kuat membangun pariwisata dan mampu mendatangkan kunjungan wisatawan,” ujar Tjok.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Hal itu berjalan beriringan dengan pengembangan sejumlah destinasi wisata di berbagai wilayah di Bali,” tambah Tjok.

Menurut Tjok, destinasi secara perlahan semakin bertambah. “Apalagi dengan penambahan desa wisata untuk membangkitkan pariwisata dunia pasca pandemi Covid-19,” ungkap Tjok.

Tjok mengatakan perkembangan dan kemajuan pariwisata Bali yang sifatnya evolusioner atau pelan-pelan ini mendapatkan manfaat bagi masyarakat dalam hal pengaruh budaya asing.

“Jadi masyarakat Bali pada umumnya tidak mengalami culture shock karena sudah mengalami proses sejak lama,” kata Tjok.

Wagub Bali: Pengembangan pariwisata harus berdampak bagi warga lokal

Wagub Tjok berharap kerja sama dengan Kabupaten Berau memberikan pengaruh positif bagi perkembangan wisata masing-masing.

“Kami berharap kerja sama dengan Kabupaten Berau ini menjadi ikatan membangun pariwisata yang berkelanjutan, sehat, berbasis pada potensi dan karakter wilayah,” kata Tjok.

Dengan demikian, kata Tjok, masyarakat lokal tidak terpinggirkan atau tidak hanya menjadi penonton manakala pariwisata sudah bangkit.

Selain itu, kerja sama dapat membangun ekonomi masyarakat Bali dan Berau, Kalimantan Timur.

“Saat ini, kami sedang mengembangkan destinasi desa wisata, yang merupakan sebuah konsep pengembangan daerah yang menjadikan desa sebagai destinasi wisata,” katanya.

Dalam sistem tersebut, pengelolaan seluruh daya tarik wisata yang tepat diharapkan dapat memberdayakan masyarakat desa itu sendiri sesuai dengan prinsip utama dalam desa wisata.

Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas menyampaikan pihaknya sangat senang bahwa Bali membuka diri melakukan kerja sama dengan pihaknya.

“Dengan kerja sama ini, saya harapkan potensi wisata di Bali dapat kami contoh dan kembangkan di Berau-Kalimantan Timur,” kata Juniarsih.

Juniarsih berharap kerja sama itu mampu meningkatkan kualitas pariwisata di masing-masing daerah sekaligus saling memperkenalkan potensi dan destinasi wisata.

Kalimantan Timur, kata dia, terkenal dengan destinasi wisatanya di pulau Derawan, Maratua dan Birubiduk serta pedalaman Karst Merabu.

Editor: Michael Ckow

Back to top button