TinjauAds
Tinjau

Polisi Temukan Puntung Rokok di Lokasi Ledakan Blitar

Dibaca dalam waktu2 Menit, 3 Detik

Tim Bahan Peledak (Handak) Labfor Polda Jatim menemukan puntung rokok, bahan pembuat petasan, dan  pecahan logam di lokasi ledakan.

Surabaya, tinjau.id Tim Handak Laboratorium forensik Polda Jatim, setelah Senin (20/2/23)  melakukan olah TKP di lokasi ledakan petasan di kota Blitar. Mereka menemukan barang bukti berupa peralatan dapur tempat untuk mengolah bahan baku petasan, pecahan logam, dan juga puntung rokok.

“Setelah olah TKP kemarin, Tim Handak menemukan beberapa barang bukti diantaranya peralatan dapur panci, wajan, ada pecahan logam, dan ada juga 1 buah puntung rokok, ” ujar Kalabfor Polda Jatim, Kombes Pol Sodiq Pratomo, Selasa (21/2/2023) di Mapolda Jatim.

Merujuk temuan-temuan itu, Kabid Labfor Polda Jatim, Kombes Pol Sodiq Pratomo mengatakan ada kemungkinan bahan peledak itu meledak ketika tiga orang korban meracik rokok, hingga tubuhnya hancur. Ketiganya bernama Wawa, Warifin dan Widodo. Sementara satu korban yang jenazahnya utuh, Sudarman, terduga kuat tidak ikut berada di pusat ledakan.

“Kemungkinan besar pada saat membuat. Kalau lihat dari hancurnya badan, kemungkinan ketiganya masih proses membuat, begitu, tiga orang mengelilingi itu,” kata Sodiq.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Yang satu posisinya di kamar, yang masih utuh itu. Kalau yang tiga semuanya hancur semuanya, pecah atau rusak,” ucap perwira dengan tiga melati emas ini menambahkan.

Puntung Rokok Menjadi Potensi Pemicu

Sodiq menyatakan ada potensi pemicu ledakannya adalah puntung rokok. Ada dugaan salah satu dari tiga orang yang meracik itu sedang merokok. Sehingga bahan yang mereka racik meledak.

Sampai saat ini, puntung rokok masih belum bisa dipastikan sebagai penyebab terjadinya ledakan. Karena masih uji lab apakah DNA yang menempel di puntung rokok sesuai dengan DNA korban.

“Di TKP juga masih terdapat bahan yang masih asli, hanya bentuk belerang. Jadi kemungkinan ada proses pembuatan di sana dan belum kita temukan barang lain di sana.” tambah Sodiq

Sedangkan, Tim DVI Bidokkes Polda Jatim saat olah TKP menemukan 20 potongan tubuh manusia

“Kemudian tim yang mengecek DNA membantu tim DVI bidokkes kita membawa 20 potongan tubuh manusia, ada tulang, daging, rambut, dan lain-lain. Ditambah 2 darah milik keluarga korban untuk menentukan korban yang satunya. Karena dari 4 korban yang meninggal di TKP, 3 di antaranya sudah berhasil  teridentifikasi, tinggal 1 yang belum.” tandas Sodiq

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah ledakan keras menghancurkan 25 rumah di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Kejadian yang menewaskan 4 orang dan 23 korban luka ini berlangsung pada Minggu (19/2/2023) malam.

Ledakan ini menewaskan empat orang yakni Darman (65) selaku pemilik rumah, Aripin (anak korban), Widodo (anak korban) dan Wawa (keponakan korban).

 

Back to top button