TinjauAds
Tinjau

Wowon Cs Serial Killer: Pembunuhan Dengan Janji Menjadi Kaya

Dibaca dalam waktu1 Menit, 45 Detik

Wowon supranatural yang menjanjikan kaya bagi calon korbannya ternyata adalah sebuah serial killer. Korban sementara yang terdata ada sembilan, bisa saja bertambah.

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyebut kasus pembunuhan ini adalah serial killer yang terbungkus cerita supranatural dengan janji bisa membuat seseorang menjadi kaya.

Kasus pembunuhan berantai dengan pelaku Wowon cs berawal dari kematian tiga dari lima anggota keluarga di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Awalnya, korban bernama Ai Maemunah dan kedua anaknya Ridwan Abdul Muiz (20) serta M Riswandi (16) tewas karena keracunan.

Terkuak belakangan mereka bukan keracunan tetapi sengaja diracuni dengan pestisida hingga racun tikus.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Modus operandi kasus: Janji menjadi kaya bagi korban

Dugaan sementara, pelaku bernama Duloh atau Solihin dan pelaku lainnya bernama Aki adalah partner in crime. Jadi antara para pelaku dengan korban sebenarnya ada hubungan satu dengan lain,

Fadil mengatakan pelaku Duloh atau Solihin mengelabuhi para target dengan mengaku sebagai orang yang memiliki ilmu untuk meningkatkan kekayaan. Sedangkan pelaku lainnya Wowon memiliki tugas untuk mencari korban.

“Duloh atau Solihin menyatakan bahwa pelaku lain bernama Wowon memiliki kemampuan untuk meningkatkan kekayaan. Lalu kemudian menyuruh Aki untuk mencari korban,” kata Fadil.

Kemudian, setelah Wowon mendapatkan korban, keduanya otomatis mendapatkan uang atas jasanya tersebut. Usai korban sadar tertipu, korban mendatangi Duloh atau Solihin lagi.

“Setelah Aki mendapatkan korban atau target yang ingin sukses kemudian korban menyerahkan uangnya, namun ketika kesuksesan itu tidak kunjung datang, maka tentunya dia akan menagih,” kata Fadil.

Setelah didatangi, Duloh atau Solihin langsung memancing korban untuk ke rumahnya. Lalu korban tersebut diberi racun hingga meninggal dunia. Bahkan orang yang mengetahui aksinya ini juga akan menjadi target.

“Aki melaporkan kepada Duloh atau Solihin, Duloh yang kemudian mengeksekusi para korban dengan cara mengajak ke rumahnya, lalu memberi minum mengandung racun. Dan orang yang mengetahui pun akan masuk dalam kategori berbahaya. Para pelaku juga akan menghilangkan nyawa orang yang tahu, itu penjelasannya,” ujarnya.

“Mereka melakukan serangkaian pembunuhan atau biasa kita kenal sebagai serial killer dengan motif janji janji yang terbungkus cerita supranatural untuk membuat orang menjadi sukses atau kaya,” ujar Fadil Imran di Polda Metro Jaya dalam konferensi pers nya.

Editor: Michael Ckow

Back to top button