TinjauAds
Tinjau

Jokowi Akan Tinjau Progres Pembangunan IKN

Dibaca dalam waktu1 Menit, 25 Detik

Jokowi rencananya akan kembali mengunjung wilayah Ibukota Negara Nusantara (IKN) pada 22-23 Februari 2023. Rencananya, Presiden akan meninjau langsung progres pembangunan IKN bersama sejumlah calon investor.

Balikpapan, tinjau.id Rencana kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke IKN ini, merupakan yang ketiga kalinya. Hal itu berlangsung sejak Jokowi resmi memindahkan Ibukota Negara dari DKI ke Kalimantan Timur.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan rencana kunjungan Presiden ke IKN untuk meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur dasar. Saat ini progres pembangunan tersebut sudah berjalan di wilayah IKN.

Beberapa proyek yang akan menjadi sasaran kunjungan Presiden Jokowi, di antaranya proyek pembangunan 22 tower rusun hunian pekerja IKN.

Selain itu proyek pembangunan sumbu kebangsaan, lokasi glamping, hingga ke lokasi proyek pembangunan Istana Negara.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Iya benar, rencananya Presiden pada tanggal 22-23 Februari 2023 besok, akan kembali mengunjungi IKN,” kata Basuki saat dihubungi melalui pesan Whatsapp.

Menurutnya, selain mengunjungi IKN, selama berada di Kalimantan Timur, Presiden juga akan menghadiri Muktamar Muhamadiyah di Gedung Dome Balikpapan.

Selain itu, Presiden Jokowi juga akan menghadiri rakornas Asosiasi Pemerintah Provinsi Indonesia atau APPSI di salah satu hotel di Kota Balikpapan.

“Iya memang ada beberapa rencana bapak Presiden selama kunjungan kerja ke Kalimantan Timur, salah satunya menghadiri Muktamar Muhamadiyah, dan juga rapat APPSI di Kota Balikpapan,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait beredarnya isu yang menyebutkan bahwa kunjungan Presiden Jokowi ke IKN bersama para calon investor, Basuki pun enggan menanggapinya.

Kendati demikian, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan bahwa ia akan berangkat ke IKN lebih awal. Ia berangkat pada tanggal 21 Februari 2023, untuk memastikan progres pembangunan IKN berjalan lancar sebelum kedatangan Presiden.

“Soal itu (calon investor) kita lihat saja nanti,” pungkasnya.***

 

Back to top button