TinjauAds
Tinjau

‘Jasmerah’ Dari Pendukung Argentina

Dibaca dalam waktu1 Menit, 59 Detik

Penulis: Balsamus Pieter Dwiwasa

Editor: Michael Ckow

Jakarta – Apa hubungannya ‘Jasmerah’ dengan Pendukung Argentina?

Jangan sekali-kali melupakan sejarah (Jasmerah), adalah ungkapan Ir. Soekarno dalam pidato terakhirnya sebagai presiden di hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1966. Kita semua diajak untuk menghormati para pendahulu kita, yang telah berjuang demi nama Indonesia.

Dalam permainan sepakbola, suporter menjadi nyawa tersendiri untuk setiap pemain. Ketika mereka mendukung, akan menjadi energi tambahan, bila mengejek, bisa menjadi sumber kelelahan yang utama.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Suporter biasanya akan terdiam ketika timnya tertinggal, tetapi itu gaya lama. Kita bisa belajar dari tim di Sleman, PSS Sleman, mereka tetap bernyanyi apapun hasil pertandingannya. Karena mereka sadar, hanya itu yang mereka bisa lakukan untuk membantu tim kesayangannya yang sedang berlaga.

Suporter luar Indonesia banyak yang melakukannya, kita lihat saja selama gelaran piala dunia Qatar 2022 ini. Hampir setiap negara mendapatkan wakil untuk menonton negara kesayangannya berlaga. Tak hanya dari negara asal, negara lain yang tidak masuk dalam piala dunia pun, punya kesempatan untuk menjadi pemain ke-12 dalam suatu pertandingan.

Tinjauan Terkait: Argentina Juara, Terima Kasih Prancis

Kesuksesan Argentina menjadi juara juga tak lepas dari dukungan suporter. Mereka selalu menyanyikan lagu “Muchachos”, yang berarti Anak laki-laki. Untuk membakar semangat para pemain di lapangan.

Syair nyanyian itu seperti ini, “Muchachos, Ahora nos volvimos a ilusionar, Quiero ganar la tercera, Quiero ser campeón mundial, Y al Diego, Desde el cielo lo podemos ver, Con Don Diego y La Tota, Alentándolo a Lionel”. Yang artinya, Anak laki-laki, sekarang kita memiliki harapan lagi, Saya ingin memenangkan yang ketiga, saya ingin menjadi juara dunia, Dan Diego, di langit kita bisa melihatnya, dengan Don Diego dan La Tota Mendukung Lionel, untuk menjadi juara lagi.

Dukungan terus-menerus menjadi kekuatan bagi Lionel Messi dkk untuk bangkit dari kekalahan di laga perdana piala dunia Qatar 2022 ketika bersua Arab Saudi, dan memenangkan sisa laga dengan sempurna.

Hal menarik dari syair yang dinyanyikan suporter Argentina itu ialah membawa Diego (Maradona), yang telah berpulang pada november 2020 dan (Dalma Salvadora Franco) ‘La Tota, Ibu dari Diego (Maradona), yang meninggal dunia pada tahun 2011.

Dukungan mereka, meskipun sudah kembali kepada Yang Maha Kuasa, tetap menjadi penyulut semangat untuk Lionel Messi dkk.

Maka dari itu, mari kita juga mengenak ‘Jasmerah’. Agar suatu saat nanti, ketika bendera Indonesia berkibar di kancah Internasional, kita boleh bangga dan berterima kasih kepada orang-orang yang dahulu mengembangkan Indonesia dari nol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button