TinjauAds
Tinjau

CPNS Kota Bogor Donasi Bangun Septic Tank Komunal

Dibaca dalam waktu1 Menit, 25 Detik

Ratusan Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Bogor periode 2021 memberikan donasi untuk pembangunan Septic Tank Komunal.

Bogor, tinjau.id – Donasi itu  bagian suksesi program Open Defecation Free (ODF) atau Setop Buang Air Besar Sembarangan di Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengungkapkan, pembangunan septic tank komunal tersebut bersumber dari donasi “rereongan”. Para CPNS menginisiasi  donasi itu sebagai rasa syukur dan sumbangsih untuk Kota Bogor.

Bima Arya meminta para tenaga kesehatan di Dinkes Kota Bogor untuk terus melakukan pemantauan dan sosialisasi, serta edukasi kepada warga untuk ikut menyukseskan program tersebut.

“Jadi harus terus jalan dengan menjaga, memantau, dan mengawas, serta  memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga,” kata Bima Arya, Selasa (14/3/23).

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Septic tank komunal ini bisa untuk empat rumah, sehingga  bisa mempercepat program zero ODF,” sambung Bima Arya.

Kepala BKPSDM Kota Bogor, Taufik menambahkan, dari inisiasi para CPNS untuk kegiatan bebas ODF ini terkumpul Rp 38,9 juta.

“Total yang terkumpul ada Rp 38.958.000. Dana ini kami manfaatkan pembuatan septic tank komunal di enam kecamatan di Kota Bogor,” katanya.

[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Ketua Rereongan, Ahmad Danial Sa’dudin mengatakan, kegiatan ini sumbangsih ASN Kota Bogor sebagai rasa syukur lolos  tes CPNS formasi 2021.

“Alhamdulillah kami sudah melaksanakan sejak 1 bulan lalu. Kami sudah membuat septic tank komunal di enam kecamatan dari donasi yang terkumpul,” ujar Ahmad Danial.

Untuk menindaklanjuti arahan Wali Kota Bogor, pihaknya akan turut serta melakukan pemantauan dan edukasi serta sosialisasi kepada warga sesuai tugas masing-masing.

“Ada 24 sanitarian di 25 puskesmas di Kota Bogor. Kami kerahkan per kecamatan. Kemudian mereka yang akan memantau, mengedukasi masyarakat di sana. Jadi setiap wilayah minimal satu,” ujarnya.

Back to top button