TinjauAds
Tinjau

PhilofestID 2022: Mengenal Filsafat Lebih Dekat

Dibaca dalam waktu1 Menit, 44 Detik

Penulis: Balsamus Pieter Dwiwasa

Editor: Michael Ckow

Pontianak – PhilofestID 2022: “KRITIS DI AMBANG KRISIS” menjadi wadah yang memperkenalkan Filsafat kepada masyarakat luas terutama kepada anak muda.

Filsafat berasal dari Bahasa Yunani, yakni “philosophia” yang merupakan gabungan dari kata “philo” dan “sophia”. yang masing-masing artinya Cinta (dalam artian luas) dan Kebijaksanaan. Jadi, dapat disebut bahwa filsafat adalah keinginan untuk mencapai cinta pada kebijakan.

Banyak ahli yang mendefinisikan apa itu filsafat. Poedjawijatna berpendapat bahwa filsafat adalah sejenis pengetahuan yang berusaha mencari sebab secara sedalam-dalamnya bagi segala sesuatu yang berdasarkan pikiran belaka.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Hasbullah Bakry, filsafat memiliki definisi berupa sejenis pengetahuan yang menyelidiki segala sesuatu secara mendalam, mulai dari ketuhanan, alam semesta, hingga manusia sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana hakikatnya sejauh yang dapat dicapai oleh akal manusia.

Kemudian ada juga tokoh filsafat terkenal, Plato, yang mendefinisikan filsafat adalah pengetahuan yang berminat untuk mencapai pada kebenaran asli.

Tinjauan TerkaitPhilofestID 2022 Pontianak: Hari Kelima

“Festival ini sudah ada sejak 2020, ketika pandemi, tetapi dua tahun pertama berjalan secara online, kini ditahun ketiga berjalan secara hybrid.” Trio Kurniawan, Ketua Panitia PhilofestID2022.

Ide melaksanakan PhilofestID secara hybrid dapat mengundang antusias anak muda untuk memahami apa itu filsafat. Selain memikirkan siapa pembicaranya, panitia secara matang memikirkan pula Guest Star dan kegiatan yang harus dilaksanakan.

Hari ini telah memasuki hari kelima, yang berarti mulai besok (Kamis, 15/12/22) PhilofestID2022 akan berlangsung secara offline, diharapkan semakin banyak anak muda memahami filsafat sehingga semakin banyak anak muda yang mencintai filsafat.

Menurut wawancara tim tinjau di Pontianak, peserta yang mengikuti PhilofestID 2022 mencapai 3000an orang selama 4 hari, tetapi jumlah ini bukan menjadi hal yang penting menurut Trio Kurniawan. Hal terpenting yang di harapkan ketua panitia ialah informasi tentang filsafat di dengarkan oleh banyak orang, terutama untuk anak muda di kalbar (kalimantan barat).

“Saya berharap langkah kecil kami (panitia) dapat menghasilkan dampak yang besar bagi masyarakat. Saya sebagai seorang awam yang melihat filsafat sebagai sesuatu yang membosankan, kaku, dan sebagainya dapat merubah pandangannya. Saya berharap pula, para mahasiswa berkumpul dapat berdiskusi dengan lebih berbobot.” ujar Natalie salah satu mahasiswi dari Universitas Katolik St. Agustinus Hippo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button