Kelenteng Tertua Di Indonesia Sambut Tahun Baru Imlek
Kelenteng tertua di Indonesia, Hian Thian Siang Tee yang berada di Desa/Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara siap menyambut Tahun Baru Imlek 2574. Sejak beberapa hari terakhir, pengurus melakukan pembenahan dan renovasi.
Jepara – Kelenteng tertua di Indonesia bernama Hian Thian Siang Tee yang berada di Desa/Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara siap menyambut Tahun Baru Imlek 2574. Sejak beberapa hari terakhir, pengurus melakukan pembenahan dan renovasi.
Bangunan di Jalan Gang Pinggir itu juga terkenal dengan sebutan Kelenteng Welahan, dibangun pada tahun 1830 oleh seorang tokoh pengobatan dari Tiongkok bernama Tan Siang Hoe bersama dengan kakaknya bernama Tan Siang Djie.
Ceritanya, Tan Siang Hoe adalah seorang pria asal Tiongkok yang mencari kakaknya Tan Siang Djie yang berada di Indonesia. Dalam perjalanannya di dalam kapal, dia bertemu seorang Tasugagu atau pendeta yang sakit.
Tan Siang Hoe yang membawa obat-obatan tradisional dari Tiongkok kemudian mengobatinya hingga pendeta tersebut sembuh.
Sebagai ucapan terima kasih, pendeta memberikan hadiah kepada Tan Siang Hoe berupa kantong berisi pusaka-pusaka kuno peninggalan Tiongkok. Pusaka-pusaka tersebut antara lain yaitu pedang peninggalan, buku pengobatan, dan ramalan dari Tiongkok.
Akhirnya Tan Siang Hoe sampai di Indonesia dan bertemu kakaknya Tan Siang Die yang mondok di tempat keluarga Liem Tjoe Tien, tepatnya di Desa Welahan, Jepara. Akhirnya, Tan Siang Hoe menetap di Welahan bersama dengan kakaknya.
Kelenteng Welahan
Suatu hari Tan Siang Hoe pergi merantau dan menitipkan pusaka kepada kakaknya. Pusaka itu tersimpan di atas lonteng rumah terebut yang sekarang menjadi Kelenteng Welahan.
Setiap Imlek, pusaka mengeluarkan cahaya api dan ular naga. Tan Siang Hoe kemudian diminta pulang untuk membuka kantong pusaka tersebut. Setelah dibuka ternyata berisi pedang pusaka Tiongkok yang dipercaya sebagai peninggalan leluhur mereka. Hingga sekarang pusaka tersebut masih ada di tempat tersebut.
Kelenteng Welahan ini selalu ramai saat Imlek dan perayaan ulang tahun. Saat perayaan ulang tahun biasanya ada pertunjukan kesenian barongsai, arak-arakan pusaka dan patung-patung dewa. Kirab akan berlangsung dari Kelenteng Hian Thian Siang Tee (Kelenteng Dewa Langit) memutari pasar dan perkampungan warga, menuju ke Kelenteng Hok Tik Bio (Kelenteng Dewa Bumi) yang berada di dekat Pasar Welahan.
Editor: Michael Ckow
Akses seluruh berita tinjAu di kanal-kanal berikut: tinjAu.id dan tinjAuINDONESIA.id









