Tradisi Cucurak, Kendaraan Padati Puncak

Tradisi cucurak menjelang datangnya bulan Ramadhan mulai berdampak pada kawasan wisata Puncak. Terpantau sejak Sabtu (11/3/23) pagi, antrean panjang kendaraan mengular di exit tol Gadog.
Bogor, tinjau.id – Kepala Urmintu Satlantas Polres Bogor, Ipda Yudhi Perkasa mengungkapkan, arus wisata di kawasan Puncak menjelang Ramadhan mengalami peningkatan. Persisnya hingga 10 persen dari libur akhir pekan biasanya.
Menurut Yudhi, sejak semalam hingga pagi ini sudah sekitar 28.000 kendaraan roda empat yang memasuki kawasan Puncak. Peningkatan ini kemungkinan terkait bulan Ramadhan yang akan segara tiba, sehingga warga ingin berwisata sebelum melewati puasa.
“Betul, kendaraan menuju Puncak pagi ini tampak lebih ramai dari biasanya. Sejak semalam sudah 28 ribu kendaraan wisata mengarah ke Puncak,” ungkap Yudhi, Sabtu (11/3/23).
Peningkatan hingga 10 persen dari hari libur akhir pekan biasanya menyebabkan antrean kendaraan di tol Jagorawi menuju Puncak hingga lebih dari 3,5 kilometer.
Jajaran Satlantas Polres Bogor, kata Yudhi, terpaksa memberlakukan kebijakan contraflow dari tol Jagorawi menuju Bocimi. “Kebijakan ini dilakukan guna memberi akses jalan kendaraan yang akan melintasi tol Bocimi sehingga tidak terhambat oleh kendaraan yang akan menuju Puncak,” jelasnya.
Kemacetan panjang ribuan mobil dan motor yang mengarah ke kawasan Puncak, Cisarua Bogor, mulai terlihat sejak pukul 08.00 WIB. Kondisi ini membuat kemacetan lebih dari 3,5 kilometer. Yakni dari pintu tol Ciawi KM 45 hingga kawasan Simpang Gadog KM 48.300.
Sementara itu di kawasan Puncak petugas Satlantas Polres Bogor memberlakukan kebijakan sistem satu arah menuju puncak mulai pukul 09.00 pagi ini. “Selepas pukul 13.00 WIB kendaraan akan diberlakukan kebijakan sistem satu arah secara sebaliknya, yaitu dari Puncak kembali menuju Jakarta,” pungkasnya.









