TinjauAds
Tinjau

Kasus Diabetes Pada Anak di Balikpapan Meningkat

Dibaca dalam waktu1 Menit, 53 Detik

Kasus diabetes pada anak di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur terus meningkat. Bahkan, per bulan Februari 2023, jumlah kasus telah mencapai sedikitnya 25 kasus.

Balikpapan, tinjau.id Peningkatan jumlah diabetes mellitus pada anak di Kota Balikpapan, kini menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah setempat.

Pasalnya, hingga bulan Februari 2023 ini, Dinas Kesehatan Balikpapan mencatat ada 25 kasus diabetes pada anak di rentang usia 15 tahun ke bawah.

Di Kota Balikpapan saat ini tengah terjadi pergeseran tren penyakit diabetes, yang sebelumnya umum ditemukan pada pasien berusia 45 tahun ke atas, kini mulai banyak ditemukan pada pasien berusia 20 tahun ke bawah, termasuk anak-anak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan berdasarkan data yang ada, kasus diabetes kini sudah di temukan di semua kelompok usia.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Baca Juga: 11 Februari, Hari Orang Sakit Sedunia

Pasalnya, jika dulu diabetes identik dengan kelompok usia lansia, namun sekarang sudah banyak ditemukan pada masyarakat yang berusia 20 hingga 45 tahun.

“Dari data yang didapatkan di Kota Balikpapan bahwa kasus diabetes sudah ditemukan di semua kelompok usia. Jika dulu kasus diabetes identik dengan kelompok lansia, maka sekarang tidak lagi, kita menemukan banyak pergeresan usia pada usia lebih ke 20 tahun sampai ke 45 tahun yang banyak kita temukan pada kasus yang baru,” kata Andi Sri Juliarty, Sabtu pagi (11/2/23).

Menurutnya, selain menemukan kasus baru diabetes pada usia 20 tahun keatas, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan juga telah menemukan kasus diabetes pada anak di rentang usia 15 tahun ke bawah dengan jumlah 25 kasus.

Secara kedokteran, diabetes memang merupakan salah satu penyakit yang telah ada sejak dulu, tetapi saat ini justru terjadi peningkatan jumlah kasus.

Baca Juga: Waspada Pelonjakan Kasus Covid-19 Di Tiongkok

Peningkatan jumlah di Kota Balikpapan itu, ternyata bukan hanya terjadi di kelompok usia anak-anak, tetapi peningkatan jumlah kasus penyakit diabetes, juga terjadi di kalangan ibu hamil.

Diabetes pada ibu hamil ini memiliki resiko yang cukup tinggi, karena bisa menyebabkan janin yang ada di dalam kandungan memiliki berat badan yang lebih besar dan berlebihan, sehingga bisa menyulitkan pada saat proses persalinan nanti.

“Nah, diabetes pada ibu hamil ini harus kita waspadai dan deteksi sejak dini ya, karena biasanya menyebabkan janin yang ada di dalam kandungan berat badannya menjad lebih besar, bisa jadi menyulitkan saat persalinannya nanti,” Kata Andi.***

Back to top button