Sedih, Taman Replika Kerajaan Nusantara Kondisinya Memprihatinkan
Taman Replika Kerajaan Nusantara di Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara, terbengkalai. Taman yang pembangunannya senilai Rp 20 miliar itu kini kondisinya memprihatinkan dipenuhi semak belukar.
Kukar, tinjau.id – Taman Replika Kerajaan Nusantara, berlokasi di kawasan Jalan Anggana, Kelurahan Panji, Tenggarong, Kutai Kartanegara itu terlihat suram dan menyeramkan.
Gerbang gapura saja yang bertuliskan Taman Replika Kerajaan Nusantara dan Monumen Dunia itu terlihat banyak akar tanaman rambat serta semak belukar.
Demikian pengamatan reporter Tinjau yang melihat langsung kondisi Taman Replika Kerajaan Nusantara tersebut, Jumat (10/3/23) pagi.
Kusman, salah seorang warga setempat prihatin dengan kondisi TamanReplika Kerajaan Nusantara yang sangat mengenaskan ini.
Sambil menemani Tinjau.id, Kusman menjelaskan satu demi satu bangunan yang terlihat sangat tidak terawat dan kusam tersebut.
Pertama, gerbang bercat krem berpadu warna coklat, yang kini telah terselimuti ilalang tinggi menjulang di sekelilingnya.
Bahkan, di beberapa bagian dinding gapura itu, juga telah penuh coretan cat semprot. Begitu juga sejumlah kaca yang sebagian telah pecah tak beraturan.
Kusman mengaku kondisi memprihatinkan itu telah terjadi selama bertahun-tahun.
“Sudah sejak lama. Sudah bertahun-tahun kondisinya begitu, apalagi sekarang, semakin memprihatinkan” kata Kusman.
Setelah melewati gapura gerbang, terdapat deretan bangunan gazebo kayu ulin. Gazebo itu sejatinya bangunan pondok untuk bersantai dengan ukuran 4 x 4 meter dan 20 x 4 meter.
Namun kini, kondisinya juga sangat memprihatinkan, lantaran hampir di seluruh bagian gazebo itu telah terselimuti semak belukar.
[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]
Lanjut ke area taman, terlihat ada berbagai bangunan miniatur khas lokal hingga bangunan unik dari berbagai penjuru dunia.
Di antaranya ada replika Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara, Candi Tikus dari Kerajaan Majapahit. Miniatur Kerajaan Sriwijaya, Istana Kerajaan Tanjung Palas, serta Istana Kerajaan Gunung Tabur.
Sedangkan bangunan miniatur dari belahan dunia, juga terlihat masih berdiri tegak, di antaranya miniatur menara eiffel dan menara Pisa.
Namun, sungguh ironis, seluruh bangunan miniatur yang cantik dan indah itu, kini terlihat kusam dan banyak semak belukar.
Taman Replika Tanpa Penerangan
Taman Replika Kerajaan Nusantara yang dibangun sejak tahun 2015 lalu, namun hingga kini ternyata belum berfungsi sebagaimana mestinya.
Padahal, lokasi Taman Replika Kerajaan Nusantara itu bisa jadi pelengkap perjalanan kunjungan wisatawan, usai mengunjungi wisata museum kayu dan Waduk Panji.
Tidak adanya satu pun penerangan lampu memperparah kondisi Taman Replika Kerajaan Nusantara ini.
“Kalau malam, lebih parah lagi. Karena tidak ada penerangan satu pun di sini. Karena itu taman ini banyak digunakan tindakan tidak terpuji oleh sejumlah oknum pelajar, seperti mabuk-mabukan, mesum, dan pacaran,” tutur Kusman.
Warga sudah beberapa kali mencoba menegur, tapi ya mau bagaimana lagi, namanya anak muda. Hari ini mereka tegur, besok yang mengulang lagi.
“Untuk itu, kami berharap pemerintah segera memperbaiki dan menghidupkan kembali taman ini sebagai salah satu destinasi wisata di Kecamatan Tenggarong,” pungkasnya.









