359 Desa di Jabar Belum Tersentuh Internet
Sebanyak 359 desa di Jawa Barat (Jabar) masih belum tersentuh internet (blank spot). Pemprov Jabar berharap semua desa bisa terjangkau akses tersebut pada tahun 2023.
Jawa Barat, tinjau.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya mengurangi desa tanpa internet (blank spot).
Dari total 5.312 desa di Jabar, hingga saat ini 359 desa masih belum tersentuh internet atau sebagai desa blank spot.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar Ika Mardiah mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi desa blank spot.
Selain bantuan CSR dari beberapa Internet Service Provider (ISP), juga dari APBN maupun program BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika.
“Sebelumnya kami berhasil mengurangi desa blank spot dengan anggaran APBD, juga dari BAKTI Kementerian Kominfo. Untuk tahun 2023 kita mendapat bantuan CSR dari beberapa ISP,” kata Ika, Kamis (9/3/23).
Ika berharap, sisa desa yang masih masuk kategori desa tanpa internet bisa terselesaikan pada tahun 2023 atau sebelum berakhir masa jabatan Gubernur Ridwan Kamil.
[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]
“Kami mengupayakan 359 desa blank spot di Jabar akan terselesaikan pada tahun ini. Sekarang masih proses validasi data dan lokasi,” ungkap Ika.
Program Desa Digital sebagai bagian dari program strategis Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa) menjadikan Jawa Barat sebagai Provinsi Digital bisa sepenuhnya terealisasi Jabar zero blank spot.
Kepala UPTD Pusat Layanan Digital Data dan Informasi Geospasial Diskominfo Jawa Barat, Rizki Hutiniasari menambahkan, masalah keterjangkauan maupun infrastruktur menjadi salah satu penyebab desa blank spot.
“Sejak tahun 2019 hingga saat ini program Desa Digital masih berlanjut yang merupakan program strategis dari Gubernur Jabar,” ujar Rizki.









