TinjauAds
Tinjau

Wisatawan Singapura Paling Banyak Berkunjung

Dibaca dalam waktu1 Menit, 43 Detik

Wisatawan Singapura menjadi turis mancanegara terbanyak ke Indonesia sepanjang 2022. Naiknya angka kunjungan beriringan dengan kenaikan tingkat hunian kamar hotel.

Jakarta – Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia, pada 2022 melampaui target yang ada. Seperti diketahui target wisatawan mancanegara (wisman) pada 2022 adalah 5,2 juta wisman. Rupanya, realisasi tersebut melebihi target. Total wisman yang datang ke Indonesia pada 2022 sampai 5,5 juta orang.

Berdasarkan jumlah tersebut, jumlah terbanyak jatuh pada wisman yang berasal dari Singapura. Jumlah wisatawan asal Singapura sepanjang 2022 sebanyak 5,47 juta kunjungan, atau 20.15 persen dari jumlah wisman sepanjang 2022.

“Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia kini hampir 5,5 juta kunjungan. Siapa yang ada di leading (kedatangan wisatawan mancanegara menurut kebangsaan)? Pertama Singapura, 20.15 persen,” ungkap Menteri Parwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing, Senin (6/2/23).

Peringkat kedua, jatuh kepada Malaysia dengan menyumbang 17.98 persen wisman. Setelahnya ada Australia dengan sumbangan 11.42 persen kunjungan ke Indonesia. Kemudian, peringkat keempat ada Timor Leste sebanyak 8,4 persen, dan terakhir ada India yang menyumbang 5,61 persen dari total keseluruhan kunjungan wisman di Tanah Air tahun 2022.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Kenaikan Tingkat Hunian

Di sisi lain, tembusnya kunjungan wisman hingga di atas 5 juta menunjukkan target tahun 2022 tercapai. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memiliki target mendatangkan 3,6 juta wisman.

Bahkan pada bulan Desember 2022, capaian kunjungan wisman menyentuh angka 895.120 orang ke Indonesia. Padahal sebelumnya, kata Sandi, pihaknya menargetkan angka 600.000 untuk menggenapi perkiraan jumlah 5,2 juta wisman di tahun 2022.

“Alhamdulillah Desember 2022 kunjungan wisman ke Indonesia 895.120. Dan akhirnya, jumlah kunjugan wisman ke Indonesia yang awalnya kita proyeksikan di 5,2 juta, yang tercatat kini hampir 5,5 juta kunjungan,” tutur Sandiaga.

Peningkatan kunjungan wisman ke Indonesia juga bersamaan dengan kenaikan tingkat hunian kamar hotel klasifikasi bintang yang mencapai hampir 57 persen, atau naik 5,33 poin dibandingkan tahun 2021.

“Tentunya ini juga diikuti dengan rata-rata lama menginap tamu (wisman) yang tercatat 1,62 hari, naik dibandingkan tahun sebelumnya,” ucap Sandiaga.

Editor: Stebby Julionatan

Back to top button