TinjauAds
Tinjau

Perampokan Bank Jatim, Polres Probolinggo Simulasikan Aplikasi SAS

Dibaca dalam waktu1 Menit, 57 Detik

Perampokan Bank Jatim yang terjadi, Sabtu (4/3/23) merupakan simulasi  Polres Probolinggo Kota yang menggunakan aplikasi SAS (Security Alert System).

Probolinggo, tinjau.id  – Dalam simulasi tersebut, pelaku berjumlah tujuh orang, mengendarai satu unit mobil dan satu sepeda motor. Perannya, lima orang  beraksi ke dalam bank, dua orang joki mobil dan motor stand by di halaman bank.

Mereka bersenjata laras pendek dan empat orang bersenjata tajam masuk ke dalam Bank Jatim. Usai melumpuhkan dua orang sekuriti bank, perampok menyandera seluruh karyawan  beberapa nasabah yang sedang bertransaksi.

Saat perampok masuk Bank Jatim, petugas kasir menekan tombol panic button SAS yang langsung terkoneksi di layar monitor command center (CC) polres.

Saat terbaca di layar CC, sontak sirine berbunyi  dan  muncul nama bank atau pelaku usaha (menandakan telah terjadi kedaruratan). Selanjutnya pihak operator CC melaporkan  kepada Kapolres.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Seketika itu Kapolres memerintahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Presisi melakukan penyergapan. Mereka terdiri dari beberapa bagian/unit. Yakni unit tindak, unit sniper, negosiator,  inafis, medis dan unit blokade jalan.

Dengan mengunakan R2 & R4 serta persenjataan lengkap, para petugas berhasil melumpuhkan pelaku. Di awali mengawasi yang ada di halaman yakni joki mobil dan motor.

Joki motor berhasil kabur,  TRC motor mengejar, edangkan unit blokade sigap memblokir jalan. Akhirnya polisi berhasil mengamankan pelaku yang joki motor sempat kabur.

Sementara  satu regu unit tindak masuk lewat pintu samping belakang. Satu regu lain siap siaga berlindung menggunakan mobil polisi dan mengarahkan senjata ke bank.

[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Unit negosiator bernegosiasi melalui pengeras suara agar pelaku menyerah. “Bank sudah kami kepung, jangan melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan para karyawan dan nasabah,” ucapnya.

Namun pelaku tidak mau menyerah. Bahkan membawa salah satu sandera keluar  sambil mengancam dengan senjata api.  Otomatis unit sniper dari sudut tanpa terlihat melakukan tindakan tegas terukur.

Perampokan Simulasi Latihan Gabungan

Bersamaan dengan itu,  unit tindak  berhasil menyusup ke dalam bank melumpuhkan semua pelaku, kemudian mengevakuasi seluruh sandera.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP  Wadi Sa’bani menjelaskan jika simulasi ini merupakan latihan gabungan.

“Kegiatan ini untuk peningkatan kemampuan para personel,  khususnya jika ada kejdian darurat yang sesungguhnya. Sekaligus memperkenalkan aplikasi “SAS Mangga Manis” kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap, para pelaku bisnis dan perbankan bisa mempergunakan aplikasi tetrsebut. Termasuk penggunaan panic botton yang terintegrasi dengan command centre Polres. Terutama apabila terjadi hal-hal darurat sehingga bisa segera menindaklanjutinya.

Back to top button