TinjauAds
Tinjau

Rusuh di Polres Malinau, Protes Penembakan Terhadap Terduga Pengedar Narkoba

Dibaca dalam waktu2 Menit, 3 Detik

Rusuh di Polres Malinau. Ratusan warga bersenjata tajam menyerang Polres Malinau, Kalimantan Utara, Minggu (5/2/2023). Mereka nekat menyerang kantor polisi lantaran tak terima setelah ada salah satu warga, terduga pengedar narkoba, yang meninggal dunia akibat tertembak peluru oknum polisi.

Malinau – Ratusan warga itu tiba di Polres Malinau dengan menggunakan 2 unit truk dan mobil bak terbuka.

Massa langsung merangsek masuk ke dalam area Polres Malinau. Saat itu Polres Malinau mengerahkan personil anti huru-hara untuk menghalau massa.

Suasana pun semakin memanas, sehingga massa yang telah berhasil masuk ke dalam area Polres Malinau, langsung melakukan pengrusakan sejumlah fasilitas.

Pasca penyerangan itu, pecahan kaca berserakan di sekitar area Kantor Polres Malinau.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Penyerangan kantor polisi itu, merupakan buntut dari tewasnya seorang warga berinisial LH akibat terkena peluru salah satu oknum anggota polisi. LH ini merupakan terduga pengedar narkoba yang mencoba lari dari penangkapan polisi.

Kapolres Malinau, AKBP Andreas Deddy Wijaya mengatakan kerusuhan itu terjadi setelah seorang oknum personil polisi dari Tim Intel Resmob Kompi 4 Pelopor Polda Kaltara, menembak mati seorang warga berinisal LH. Ini terjadi saat oknum tersebut melakukan penangkapan pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

Sebelum penyerangan Polres Malinau itu terjadi, Tim Intel Resmob Polda Kaltara melakukan operasi penangkapan tindak pidana narkoba jenis sabu-sabu. Operasi ini berlangsung di kawasan Gang Daeng Baka, Jalan AMD, Kecamatan Malinau, Kota Kabupaten Malinau.

Saat itu, polisi telah berhasil mengamankan 2 orang pelaku berinisial A dan F yang polisi duga berperan sebagai kurir.

Dari hasil pengembangan 2 tersangka itu, lantas polisi kembali melakukan penangkapan satu tersangka lainnya berinisial LH yang polisi duga akan bertransaksi narkotika.

Ironisnya, saat polisi akan menangkapnya, LH justru melawan dan menabrak Brigpol W hingga terjatuh menggunakan sepeda motor.

Saat Brigpol W terjatuh itulah, korban LH akhirnya tewas akibat tertembus peluru polisi.

“Jadi, semua ini berawal dari upaya penangkapan para pelaku pengedar dan bandar narkotika. 2 pelaku berhasil ditangkap. 1 pelaku lainnya yang juga sekaligus korban, tewas tertembak di bagian dada. Korban sempat melawan dengan cara menabrak Brigpol W,” ungkap Kapolres Malinau, AKBP Andreas Deddy Wijaya.

Usai penyerangan kantor polisi itu, emosi ratusan warga itu pun akhirnya berhasil diredam. Polisi memastikan bahwa Brigpol W kini telah berada di Polda Kaltara untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Kepada masyarakat sudah kita imbau dan sudah kita berikan pemahaman. Bahwa proses ini akan berjalan sesuai SOP yang ada. Dan saya juga menjamin selaku Kapolres Malinau untuk memastikan bahwa kasus ini akan diproses seadil-adilnya,” imbuhnya.

Kini, Polres Malinau tengah berupaya menginventarisir seluruh kerusakan pasca kerusuhan itu.

Editor: Michael Ckow

Back to top button