Buaya Muara di Kalimantan Timur Memangsa Nelayan
Buaya muara kembali memangsa manusia, kali ini korbannya adalah seorang nelayan. Peristiwa terjadi di sungai Manumbar, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur, Kalimatan Timur, Minggu (5/2/23).
Kutai Timur – Satu dari 5 orang nelayan yang tengah mencari ikan di Sungai Manumbar Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur, tiba-tiba hilang dari atas perahunya.
4 orang rekan korban pun menduga korban hilang setelah menjadi mangsa seekor buaya muara.
Sebelum korban hilang, rekan korban sesama nelayan sempat mendengar suara teriakan korban.
Sesaat kemudian, rekan korban melihat seekor buaya muara ukuran besar melintas dekat dengan perahu yang mereka gunakan untuk mencari ikan.
Basarnas Balikpapan mengerahkan 1 tim dari posko unit siaga SAR Kabupaten Kutai Timur untuk melakukan pencarian, Senin pagi (6/2/23).
Satu unit perahu karet yang dibantu oleh 1 unit kapal cepat milik TNI Angkatan Laut, dan sejumlah perahu ketinting milik masyarakat dan keluarga melakukan pencarian di sungai Manumbar.
Berdasarkan data dari Kantor Basarnas Balikpapan, identitas korban bernama Burhan (32) warga Jalan Poros, Rimba Hijau, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur.
Koordinator Unit Siaga SAR Kutai Timur, Aurelius Godja mengatakan luas area penyisiran pencarian korban di Sungai Manumbar mencapai hingga 5 kilometer ke arah hilir dan hulu sungai Manumbar.
Tim SAR turut di bantu oleh 2 orang rekan korban yang berhasil selamat saat buaya itu menyerang korban.
Tim SAR gabungan terbagi menjadi 2 tim, yakni satu tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi hilangnya korban menggunakan perahu karet basarnas.
Sedangkan satu tim lainnya akan melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai Manumbar dengan radius pencarian 1 hingga 5 kilometer.
“Untuk mempermudah upaya pencarian korban, kami juga dibantu oleh 2 orang rekan korban yang selamat saat korban diterkam buaya itu. Dan agar upaya pencarian lebih efisien, maka kami bagi menjadi 2 tim, yang terdiri dari 1 tim melakukan penyisiran di lokasi korban saat diterkam buaya, dan 1 tim lainnya melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai Manumbar dengan radius 1 hingga 5 kilometer,” imbuhnya.
Rencananya, upaya pencarian nelayan yang hilang akibat menjadi mangsa buaya itu akan dilakukan selama 7 hari ke depan sesuai dengan SOP operasi Basarnas.
Editor: Michael Ckow









