TinjauAds
Tinjau

Wali Kota Siapkan Konsumsi Warga di Harlah Satu Abad NU

Dibaca dalam waktu2 Menit, 33 Detik

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan jika pihaknya telah menyiapkan transportasi bagi warganya yang ingin menghadiri harlah Satu Abad NU. Nantinya keberangkatan warga Surabaya ke Gelora Delta Sidoarjo tersebut pun akan mendapat kawalan Polrestabes.

Surabaya – Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan bahwa pihak pemkot setempat telah menyiapkan transportasi warga Surabaya yang esok lusa (7/2/23) akan menghadiri peringatan harlah Satu Abad NU.

“Jadi, nanti kita akan siapkan transportasinya, konsumsinya, dan akan kita kawal dengan mobil ambulans. Kita juga akan siagakan toilet portable di sana. Bahkan, mereka nanti juga akan dikawal oleh Polrestabes Surabaya,” kata Eri.

Meski begitu, ia mengaku sangat bersyukur sebab Kapolrestabes Surabaya sudah menyiapkan 25 bus. Nantinya, bersama dengan bus sekolah dan angkutan pengumpan baru milik Pemkot Surabaya, kendaran-kendaran itulah yang akan warga Surabaya gunakan untuk menghadiri harlah Satu abad NU tersebut.

“Karena memang cari bus sekarang itu sulit. Biasanya ada di Malang, tapi ternyata dipakai oleh Malang sendiri. Di tempat lain juga seperti itu,” ujar Eri.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Menurut Eri, sementara ini yang bisa Pemkot Surabaya fasilitasi sekitar 7 ribuan orang. Namun, untuk kepastian jumlahnya dan berapa bus yang akan ia gunakan, akan Eri bicarakan kembali dalam rapat.

“Rapat nanti sudah harus mendapat kepastikan soal berapa orang yang akan difasilitasi, berapa bus atau berapa kendaraan yang akan dipakai, titik kumpulnya di mana saja, dan siapa saja orang-orangnya sudah dipastikan, sehingga waktu pemberangkatannya tidak kesulitan lagi,” katanya.

Pastikan Warganya Aman dan Nyaman

Selain  kendaraan, Eri juga memastikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran panitia terkait tempat parkir, penempatan toilet portable, hingga ambulans. Sebab, pihaknya yakin pada saat acara nati arus lalu lintas di Sidoarjo akan penuh sesak oleh banyak rombongan. “Makanya kita bantu koordinir mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Eri menjelaskan bahwa pihak Kemenag, muslimat, dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) sebenarnya telah melakukan upaya koordinasi dengan warga Surabaya yang ingin menghadiri harlah. Namun, Pemkota Surabaya ingin agar warganya yang datang ke acara tersebut selalu merasa nyaman dan aman.

Surabaya Tak Bisa Dilepaskan dari NU

Selain itu, bagi Eri, Surabaya ini tidak bisa lepas dari peran NU dan Muhammadiyah. Apalagi kantor PBNU pertama ada di Surabaya yang sekarang menjadi kantor PCNU. Resolusi jihad juga pertama kali berseru Surabaya saat para santri merebut kemerdekaan pada peristiwa 10 November.

“Jadi, Surabaya ini tidak bisa lepas dari NU. Makanya, ketika harlah Satu Abad NU di Sidoarjo, kita akan support penuh warga Surabaya yang berangkat ke sana. Yang ikut ini pasti banyak, makanya kita siapkan,” kata Eri.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kota Surabaya M. Amir Sholehuddin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada wali kota. Ia menilai Wali Kota Eri beserta jajaran Pemkot Surabaya memiliki perhatian yang luar biasa. Utamanya, bagi umat yang akan menghadiri harlah Satu Abad NU di Sidoarjo.

“Tentunya, ini semakin menambah semangat kami, ustad-ustadzah yang akan menghadiri momentum yang sangat langka ini. Alhamdulillah, tadi juga Pak Wali menyampaikan bahwa akan menyiapkan konsumsinya juga. Saya sudah pikir-pikir juga itu konsumsinya, kalau berangkat pagi sampai siang bagaimana konsumsinya. Jadi saya sekarang ini pulang bisa tenang, gak kepikiran lagi. Semoga semuanya lancar,” pungkas Amir.

Editor: Stebby Julionatan

Back to top button