TinjauAds
Tinjau

Harlah Satu Abad NU, Muhammadiyah Jatim Siagakan Tim Medis

Dibaca dalam waktu1 Menit, 20 Detik
Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim akan siagakan ambulan dan tim medis di harla Satu Abad NU pada Selasa (7/2/23) mendatang. Ketua PWM Jatim, Sukadiono mengaku terbuka dan senang sekali jika menjadi bagian dari kesuksesan peringatan tersebut. 
Surabaya – Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) akan diselengarakan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada 7 Februari 2023 mendatang. Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Maruf Amin, serta sejumlah menteri dan ratusan ulama dunia juga menyatakan kesiapan mereka untuk hadir.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Sukadiono mengatakan akan turut menyiagakan ambulan dan tim medis saat peringatan harla Satu Abad NU tersebut.

“Mengingat padatnya peringatan Satu Abad NU, kami terbuka dan senang sekali jika menjadi bagian dari kesuksesan harlah. Intinya, kami siap membantu,” ujar Sukadiono, Jumat (3/2/23) lalu.

Sukadiono pun senang dapat membantu suksesnya peringatan 100 tahun NU tersebut. Selain menyiagakan tim medis dan ambulans, Sudiono pun mengatakan jika sejumlah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang berada di sekitar Stadion Gelora Delta juga dapat dimanfaatkan.

Sukadiono memanambahkan bahwa usia NU menjadi bukti yang kuat bahwa organisasi yang berdiri pada 1926 tersebut punya andil penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Atas nama PWM Jatim, kami mengucapkan selamat harlah satu abad untuk NU. Muhammadiyah akan selalu siap menjadi saudara yang saling mendukung demi kebesaran bangsa,” ucap pria yang juga rektor di Universitas Muhammadiyah Surabaya tersebut.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Muhammadiyah, lanjut Sukadiono, siap bersinergi dengan NU untuk membuat situasi yang menyejukkan melalui misi rahmatan lil alamin.

“Kalau Muhammadiyah dengan perspektif Islam berkemajuan, NU dengan perspektif Islam nusantara. Maka jika bergerak bersama akan menjadi kekuatan untuk mewujudkan bangsa yang maju, berdaulat dan bermartabat,” pungkasnya.

Editor: Stebby Julionatan

Back to top button