TinjauAds
Tinjau

Polisi Ringkus Pembobol ATM di Bogor

Dibaca dalam waktu1 Menit, 50 Detik

Kawanan spesialis pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) diringkus jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota. Mereka membobol ATM di lokasi berbeda hampir Rp 1 miliar.

Bogor, tinjau.id – Dua dari empat pelaku berinisial AS (35) dan A (30) merupakan residivis kejahatan yang sama.

“Para pelaku kerap mengincar mesin ATM yang berada di dalam minimarket pada malam hari,” ujar Kapolresta Bogor Kota, Kombes Bismo Teguh Prakoso.

Modus operandinya, yakni dengan menjebol plafon minimarket saat keadaan sepi pada malam hari. Para pelaku juga  telah melakukan aksinya di tiga lokasi berbeda di wilayah kota dan Kabupaten Bogor.

“Pelapor mendapati ketika masuk ke minimarket, pintu sudah dalam keadaan terbuka. Plafon sudah bobol dan mesin ATM dalam keadaan terbuka,” ujar  Bismo saat memberikan keteranganya di Mako Polresta Bogor Kota, Rabu (1/3/23).

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Berbekal laporan tersebut, pihaknya melakukan olah TKP hingga mendapati identitas pelaku berdasarkan scientific crime investigation.

Pihaknya melakukan pengejaran para tersangka  hingga ke Kabupaten Lahat,  Sumatera Selatan.

Selain SA dan A, kata Bismo, dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

“Di TKP, Kami sita alat bukti di antaranya gas, alat las, tang, kunci inggris dan tangga yang mereka gunakan dalam tindak pidana tersebut,” tandasnya.

[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Para pelaku berhasil membobol mesin ATM milik bank swasta yang ada di minimarket dan membawa uang sebesar Rp 285.450.000.

“Pelaku juga melakukan hal yang sama di minimarket yang terletak di Kabupaten Bogor. Mereka berhasil membawa uang sebesar Rp 700 juta,” jelas Kombes Bismo.

Tinggalkan Barang Bukti

Kasat Reskrim  Kompol Rizka Fadhila menambahkan, dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan las untuk membuka mesin ATM.

“Modusnya menggunakan las, terus peralatan itu mereka tinggalkan. Jadi pagi-pagi itu di lokasi ada tabung gas, oksigen di lokasi. Meninggalkan jejak, jadi alat-alat yang pelaku tinggal untuk mempermudah lari,” jelasnya.

Sebelum melakukan aksinya, para pelaku melakukan pengamatan ke minimarket yang akan mereka jadikan target.

Rizka menambahkan, pihaknya menghadiahi timah panah ke pelaku lantaran membawa senjata, dan yang lainnya berusaha melarikan diri.

“Total uang yang berhasil mereka bobol di Bogor Permai Rp 285 juta. Lalu di wilayah hukum Kabupaten Bogor di Ciomas dan Cibubur sekitar  Rp 700 juta. Jadi hampir Rp 1 miliar,” pungkasnya.

 

Back to top button