Tinjau
Polisi Dalami Motif Pembunuhan 2 Wanita Dicor di Bekasi
Dibaca dalam waktu1 Menit, 24 Detik
Polisi masih mendalami motif pembunuhan dua wanita yang jasadnya dicor di Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi. Penyidik akan melakukan scientific crime investigation untuk mengusut dan mengetahui motif pembunuhan itu.
Jakarta, tinjau.id – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pendalaman kasus tersebut. Karena terduga pelaku berinisial P telah meninggal dunia.
“Polisi masih melakukan proses penyidikan, karena motif kan dari pelaku. Sementara terduga pelaku P sudah meninggal dunia,” kata Trunoyudo kepada wartawan, Rabu (1/3/23).
Trunoyudo menyampaikan penyidik polisi nantinya akan melakukan scientific crime investigation untuk mengusut dan mengetahui motif pembunuhan ini.
“Kita akan lakukan secara digital forensic dalam transkrip di pembicaraan dan kemudian berdasarkan pada keterangan saksi-saksi,” ucap Trunoyudo.
“Secara scientific penyidik polisi akan menyampaikan yang menjadi motif dugaan sementara atau tindak pidana pembunuhan dua wanita tersebut,” sambungnya.
Sebelumnya warga menemukan dua jasad wanita dicor di bawah tangga rumah di Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/2/2023) lalu.
Kedua korban merupakan warga Cakung, Jakarta Timur, masing-masing berinisial YP (46) dan HP (47).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedunya sempat berpamitan kepada keluarganya karena ingin mengikuti pengajian pada Minggu (26/2/23).
[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]
Namun, keduanya tidak kunjung pulang ke rumahnya masing-masing hingga akhirnya warga menemukan dalam keadaan tewas di sebuah rumah kontrakan.
Dari hasil olah tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi juga turut menemukan bukti pembelian semen yang untuk mengecor kedua jasad perempuan tersebut.
Sementara pria berinisial P yang dalam kondisi berlumuran darah dan terdapat luka sayatan di urat nadinya di TKP menjadi terduga pelaku. Namun, P saat ini telah meninggal dunia.









