TinjauAds
Tinjau

Daftar Saham Terbanyak Diborong Investor Asing, BMRI hingga BBNI

Dibaca dalam waktu1 Menit, 50 Detik

TINJAU.ID – Pada perdagangan saham kemarin, Selasa 30 April 2024, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan di zona hijau dengan kenaikan 78,41 poin atau penguatan 1,10% ke posisi 7.234,19.

Searah dengan keberhasilan ada di tren positif, investor asing gencar melangsungkan aksi beli bersih (net buy) mencapai Rp974,88 miliar pada perdagangan saham di pasar reguler. Sama halnya, di seluruh pasar investor asing juga mencatat net buy sejumlah Rp728,28 miliar.

Adapun investor asing menggalakkan net buy saham terbanyak pada PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp300,14 miliar. Namun, berseberangan dengan aksi beli, saham BMRI tetap melemah 0,36% ke posisi Rp6.900/saham.

Penutupan Saham BMRI pada Selasa 30 April (Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net buy teratas oleh investor asing selama perdagangan Selasa (30/4/2024):

  1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp300,14 miliar
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp203,93 miliar
  3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp90,66 miliar
  4. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp56,24 miliar
  5. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp55,75 miliar
  6. PT Astra International Tbk (ASII) Rp50,53 miliar
  7. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp40,52 miliar
  8. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp40,22 miliar
  9. PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) Rp35,65 miliar
  10. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp25,35 miliar

Sebaliknya, investor asing tercatat net sell yang masif pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp104,69 miliar. Tak searah dengan tekanan jual, saham BBRI berhasil menguat 3,56% ke posisi Rp4.940/saham.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media
Penutupan Saham BBRI pada Selasa 30 April (Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net sell tertinggi oleh investor asing selama perdagangan Selasa (30/4/2024):

  1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp104,69 miliar
  2. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp56,88 miliar
  3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp31,34 miliar
  4. PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) Rp15,16 miliar
  5. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Rp15,04 miliar
  6. PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) Rp12,84 miliar
  7. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp12,16 miliar
  8. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp12,09 miliar
  9. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) Rp11,22 miliar
  10. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) Rp8,32 miliar

Back to top button