TinjauAds
Tinjau

Kasus Omicron Kraken Bertambah

Dibaca dalam waktu1 Menit, 27 Detik

Kasus Omicron varian Kraken atau XBB. 1.5 bertambah. Salah satunya terdeteksi menginfeksi seorang perempuan yang berdomisili di Pamulang, Tangerang Selatan.

Pamulang – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan adanya penambahan kasus Covid-19 varian Kraken di Indonesia. Dengan demikian, terdeteksi 2 kasus Kraken di dalam negeri.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, kasus ini diderita oleh seorang perempuan yang berdomisili di Pamulang, Tangerang Selatan.

“Betul (ada penambahan kasus). Perempuan 47 tahun berdomisili di Pamulang, Tangsel,” kata Maxi kepada wartawan, Rabu (1/2/23) ini.

Maxi mengatakan, kasus varian Kraken ini terdeteksi pada 31 Januari 2021. Kasus terdeteksi setelah petugas kesehatan melakukan pemeriksaan laboratorium PCR dan whole genome sequencing (WGS).

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Menurut Maxi, pasien sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 hingga tiga dosis.

“Lab PCR dan WGS dilakukan GSI. Pasien sudah 3 kali vaksin dengan vaksin ke-3 tanggal 12 Februari 2022,” ucap Maxi.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, varian Kraken pertama kali menjangkit warga Polandia saat berada di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Budi Gunadi menjelaskan, warga asal Polandia tersebut datang ke Jakarta pada 6 Januari 2023. Kemudian, berkunjung ke Balikpapan sehari setelahnya, yakni pada 7 Januari 2023.

“Kemudian di (lakukan pemeriksaan) rapid antigen (hasilnya) negatif. Tanggal 11 Januari, dia mau naik kapal jadi di-PCR sebagai syarat masuk kapal, dan hasilnya positif,” katanya.

Budi Gunadi mengungkapkan, Kraken merupakan varian turunan dari subvarian Omicron.

Kemampuan penularan virus ini lebih cepat, tetapi kemampuan untuk memperparah kesakitan dan angka kematian tergolong rendah.

Oleh karena itu, Budi Gunadi meminta masyarakat tetap tenang dan tetap disiplin protokol kesehatan.

“Yang penting buat masyarakat apa? Yang penting pertama tenang, varian ini menularnya cepat. Jadi, kalau sudah merasa tidak enak badan, periksa. Di tempat umum yang padat, pakai masker,” ujar Budi Gunadi.

Editor: Stebby Julionatan

Back to top button