Mutasi Polri, Fadil Imran Jadi Kabaharkam
Mutasi dan promosi kembali terjadi di tubuh Polri. Kapolda Metro Irjen Fadil Imran mendapat promosi menjadi Kabaharkam Polri.
Jakarta, tinjau.id – Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mendapat promosi menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri.
Jabatannya sebagai Kapolda Metro Jaya digantikan oleh Irjen Karyoto.
Penggantian jabatan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri yakni penggantian jabatan Kapolda Metro Jaya. Ada tujuh Kapolda yang mendapat mutasi promosi.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi promosi jabatan kepada sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri.
Ada 473 personel yang dimutasi atau promosi jabatan dalam empat surat telegram tertanggal 27 Maret 2023. Yakni ST/712/III/KEP./2023, ST/713/III/KEP./2023, ST/714/III/KEP./2023, dan ST/715/III/KEP./2023.
“Secara keseluruhan terdapat 473 personel,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Rabu (29/3/2023).
Salah satu jabatan yang termuat dalam surat telegram tersebut yakni jabatan Kapolda Metro Jaya sekarang yakni Irjen Karyoto menggantikan pejabat sebelumnya Irjen Fadil Imran.
Sementara Fadil Imran mendapat promosi menjabat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabarhakam) Polri.
Fadil Imran menggantikan Kabaharkam sebelumnya, Komjen Arief Sulistyanto yang telah memasuki masa pensiun dari Korps Bhayangkara.
Jejak Karier Fadil Imran
Dia lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada 14 Agustus 1968, memiliki rekam jejak menduduki beberapa jabatan penting di Polri.
Mulai dari Polres KP3 Tanjung Priok, Polres Kepulauan Riau, Polres Metro Jakarta, Polda Metro, hingga Mabes Polri.
[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]
Pada tahun 2008, Fadil Imran menjabat sebagai Kasat III Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Pada tahun yang sama, kemudian menjabat sebagai Kapolres KP3 Tanjung Priok.
Setahun kemudian, tepatnya pada tahun 2009, ia menjabat Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya.
Lalu pada tahun 2011, Imran mendapat jabatan Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri.
Masih pada tahun yang sama, ia kemudian menduduki jabatan Direktur Ditreskrimum Polda Kepri.
Tahun 2013, ia menjabat sebagai Kapolres Metro Jakbar. Dua tahun kemudian (2015) menduduki jabatan Analis Kebijakan Madya (Anjak Madya) Bidang Pidum Bareskrim Polri.
Di tahun 2016, ia menjabat sebagai Direktur Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Masih pada tahun yang sama, ia bergeser untuk menjabat sebagai Wakil Dirtipideksus Bareskrim Polri.
Setahun kemudian (2017) menjabat sebagai Dirtipid Siber Bareskrim Polri (2017).
Di tahun 2019, Fadil Imran menjabat sebagai Staf Ahli Sosial Budaya (Sahli Sosbud) Kapolri Jendral Idham Aziz hingga tahun 2020, sebelum akhirnya menjadi Kapolda Jatim.
Selanjutnya menjabat Kapolda Metro Jaya berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/3222/XI/KEP./2020 tertanggal 16 November 2020.









