Dari Kongres PFI: Foto Dan Narasi Kemanusiaan
Redaksi | tinjau.id
Tangerang – Foto selalu saja diam. Tapi setiap mata dalam renung meraih makna dari keterdiamannya itu.

Cerita melalui foto selalu saja menarik untuk digali.
Givo Alputra, Wartawan Foto dari Persatuan Fotografer Indonesia Padang menceritakan melalui foto bagaimana masyatakat di pesisir pantai Sumatera Barat saat ini mengalami dampak nyata perubahan iklim.
Daratan hingga rumah penduduk di pesisir pantai terancam hilang karena tergerusnya daratan yang terjadi setiap hari. Kenaikan air laut juga diperkirakan telah mempercepat terjadinya abrasi pantai.
Menurut prediksi terbaru yang telah merevisi prediksi sebelumnya, kenaikan air laut pada abad berikutnya bisa jadi satu meter lebih tinggi lagi. Jadi, peningkatan tinggi laut dalam millennium berikutnya akan bertambah hingga 30 persen dibanding perkiraan sebelumnya.
Nim (54) salah satunya. Bagian belakang rumahnya juga hancur meski sudah diapit batu grip. Ia memasukan pasir ke dalam karung yang diberi oleh pemerintah sebagai penahan ombak agar tidak meggerus rumahnya.
“Dengan cara itu sangat tidak ampuh sebenarnya, (tapi) hanya itu yang bisa dilakukan. Kalau pergi-pun tidak ada tempat untuk tinggal.”
Kongres VII FPI
Givo Alputra merupakan satu dari sekian anggota Pewarta Foto Indonesai (PFI). PFI merupakan organisasi yang lahir saat era reformasi, diikuti oleh lebih dari 700 anggota dari ratusan media di seluruh tanah air, dengan tujuan memperjuangkan hak publik atas informasi dan kebebasan pers.

Dalam Kongres yang digelar di Hotel Golden Tulip, Tangerang, (3/12/22), seluruh peserta Kongres menyepakati untuk memilih kembali pasangan Reno Esnir dan Hendra Eka sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PFI Pusat periode 2022-2025.
“Amanah ini kembali kami terima dengan gembira dan lapang dada. Kami mohon doa dan dukungan seluruh pengurus dan anggota PFI Kota, serta senior-senior fotojurnalistik. Semoga sinergitas ini bisa semakin berkembang dan berjalan lebih baik kedepannya,” ucap Ketua Umum PFI, Reno Esnir.









