Festival Ramadan GenZI Masjid Al Akbar Surabaya
Pengurus Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) mengadakan “Festival Ramadhan GenZI (Generasi Z Islami)” selama bulan Ramadan 1444 H.
Surabaya, tinjau.id – Festival ini berisi kegiatan bernuasa tradisi, lomba, dan berbagai kajian untuk Generasi Z Islami.
Humas MAS H Helmy M Noor mengatakan, rangkaian kegiatan mulai 21 Maret dengan acara megengan dengan 1.444 apem. Para peserta berpakaian Nusantara di halaman timur MAS.
Sedangkan peluncuran Festival Ramadhan GenZI oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Selasar Utama MAS.
Helmi menjelaskan GenZI menjadi tema utama dalam Festival Ramadan 2023, karena MAS memang bertekad menjadi “masjid ramah milenial”.
Hal ini untuk mendorong Generasi Z Islami menjadi tidak asing dengan masjid dan aktivitas keagamaan.
Menurut Helmi, sasaran festival kali ini memang utamanya Generasi Z, generasi yang lahir pada tahun 1997-2012 (umur 8-23 tahun).
Dengan mengusung tema “Ramadhan Ceria, Ibadah Bahagia”.
“Harapannya berbagai generasi akan memenuhi Masjid Al Akbar dengan motor utamanya adalah GenZI,” kata Helmi, Selasa (21/3/23).
Gen-Z Mendominasi Jemaah MAS
Menurut dia, Gen-Z selama lima tahun terakhir cukup mendominasi aktivitas jemaah di MAS.
“Generasi Z pada saatnya akan menjadi pemimpin di era yang serba digital. Kalau hati generasi Z selalu dekat dengan masjid, maka Jawa Timur dan Indonesia akan indah pada saatnya. Pemimpin masa depan wajib memiliki kesalehan digital, yang dekat dengan masjid,” tuturnya.
Peluncuran festival menampilkan Grup Sholawat Syubbanul Muslimin oleh Gus Azmi dan Guz Hafidz.
Ada juga peluncuran aplikasi “Virtual Tour MAS” untuk mengunjungi MAS secara digital. Mulai dari selasar utama hingga sarana-prasarana bernuansa milenial yang ada.
[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]
Berbagai macam lomba bernuansa islami juga ada. Di antaranya lomba Vlog dan fotografi bertema “Kerasan Sobo Masjid” melalui akun instagram dan YouTube Masjid Al Akbar TV.
Lomba MHQ dan Hadrah Al Banjari, donor darah bersama PMI, lomba bercerita Islami (Muhammad is May Hero). Dan lomba Lato-lato Bersholawat, serta tabligh akbar.
Selan itu ada juga lomba Patrol dan baca puisi karya D Zawawi Imron.
Pondok Ramadhan Muslimah, fiqih kewanitaan dan banyak lagi lainnya, dan diakhiri Malam Gema Takbir Idul Fitri.
“Kami juga menyemarakkan Festival Ramadhan GenZI dengan menyiapkan buku tentang ‘MAS sebagai Masjid Ramah Milenial’. Mengupas sarana-prasarana, serta sejarahnya yang tak lepas dari sosok mantan Wapres Try Sutrino, mantan Presiden Gus Dur, dan nama-nama tokoh besar lainnya,” pungkasnya.









