TinjauAds
Tinjau

Fantastis, Ini Besaran Gaji Pekerja Konstruksi di IKN

Dibaca dalam waktu1 Menit, 59 Detik

Cukup fantastis. Ingin tahu gaji pekerja konstruksi yang terlbat dalam proyek pembangunan di IKN? Sabtu  (25/2/23) lalu, salah seorang pekerja kontruksi IKN mengungkap besaran gajinya.

Penajam Paser Utara, tinjau.id Besaran gaji pekerja kontruksi IKN yang cukup fantastis dua hari terakhir mendadak viral. Hal ini setelah beredar video pengakuan salah seorang pekerja kontruksi IKN,  usai menerima kunjungan Presiden Joko Widodo baru-baru ini.

Dalam video berdurasi 1 menit itu, salah seorang pekerja kontruksi IKN, Rosyidi (34) mengaku dalam sepekan,  bisa mendapatkan upah  mencapai Rp 4 juta.

Sehingga, dalam satu bulan, Rosyidi mengaku bisa meraup upah hingga Rp 16 juta.

“Bayarannya mingguan mbak, per minggu rata-rata ya empat juta,” kata Rosyidi dalam video itu.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Menurutnya. ia sengaja datang jauh-jauh dari Jawa Tengah karena ingin bekerja dan mencari nafkah di IKN.

Ia pun rela meninggalkan anak dan istrinya demi bekerja di dalam proyek pembangunan kontruksi IKN selama lebih dari tiga bulan terakhir.

“Iya ingin mencari nafkah di sini, sudah tiga bulanan mbak,” imbuhnya.

Selain mendapatkan upah  Rp 16 juta per bulan, selama bekerja di IKN, Rosyidi juga mendapatkan sejumlah fasilitas hidup layak. Di antaranya  rumah tempat tinggal di rusun pekerja, kebutuhan makan dan minum, hingga layanan kesehatan secara gratis.

“Selama tiga bulan di sini, dapat makan gratis dari katering, sehari dua kali,” katanya.

IKN Jadi Magnet Pencari Kerja

Video pengakuan Rosyidi itu pun langsung viral, lantaran ternyata upah pekerja kontruksi IKN ternyata cukup menggiurkan.

Sehingga tak heran, IKN kini menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai daerah  untuk mencari lapangan pekerjaan. Meski hanya sebagai buruh kasar.

[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan para pekerja kontruksi IKN mendapatkan upah yang layak. Hal ini sesuai dengan tingkat kesulitan dan keahlian yang mereka miliki.

Pasalnya, pemerintah ingin memastikan bahwa proyek pembangunan kontruksi di IKN harus tetap berjalan sesuai target yang sebagian besar harus rampung pada  2024 mendatang.

“Saya rasa sudah cukup layaklah, kan itu juga tergantung dari keahlian yang mereka miliki. Ssuai intruksi Presiden, ada beberapa proyek pembangunan yang memang harus segera rampung di tahun depan (2024). J adi kami ingin mereka bisa bekerja maksimal,” kata Basuki Hadimuljono.

Menurutnya, sejauh ini proyek pembangunan infrastruktur di IKN belum mengalami kendala, sehingga ia pun optimistis bisa mencapai target yang ditentukan.

“Sejauh ini belum ada kendala. Semua lancar, ya memang ada beberapa kendala tapi itu minor saja,” tutupnya.

 

Back to top button