TinjauAds
Tinjau

Google Doodle Tampilkan GodFather of Broken Hearts

Dibaca dalam waktu1 Menit, 49 Detik

Google Doodle, Minggu, 26 Februari  merayakan sang maestro berjuluk“The Godfather of Broken Hearts, Didi Kempot. Dia pernah menjadi trending topic twitter pada Juni 2019.

Jakarta, tinjau.idGoogle melalui keterangannya menyampaikan, alasan ditampilkannya wajah sang maestro Didi Kempot. Lantaran tepat pada tanggal 26 Februari  2020, penyanyi bernama asli Didik Prasetyo itu menerima Billboard Indonesia Lifetime Achievement Award.

“Seorang ahli musik campursari Jawa, Didi Kempot menulis lebih dari 700 lagu sepanjang kariernya yang produktif. Pada hari ini di tahun 2020, dia menerima Billboard Indonesia Lifetime Achievement Award,” rilis Google.

Google menilai, lagu-lagu Didi Kempot terus menyentuh hati orang-orang romantis yang putus asa di seluruh dunia.

Didi Kempot lahir pada 31 Desember 1966 di Surakarta. Dalam tubuhnya mengalir darah seniman. Ayahnya, Ranto Edi Gudel merupakan seniman terkenal.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Ibunya, Umiyati Siti Nurjanah seorang penyanyi tradisional Jawa. Sedangkan kakaknya, Mamiek Prakoso terkenal sebagai  komedian ternama.

Lord Didi begitu ia dikenal, lagu-lagunya seperti “Pamer Bojo”, “Cidro” dan “Tatu” dikenal penggemar karya-karyanya dari segala usia.

Sang maestro mendapatkan nama belakang yang terkenal Kempot itu berasal dari “Kelompok Pengamen Trotoar”.

Selama lebih dari dua dekade, ia tampil di jalanan Surakarta dan Jakarta.

Ia menulis dan membawa sejumlah lagu yang terkenal antara lain “We Cen Yu”, “Cidro”, “Moblong-Moblong” dan “Podo Pintere. ”

Selain julukan GodFather of Brokenheart, penggemar Didi Kempot juga terkenal dengan julukan Sobat Ambyar.

Selain lagu patah hari, lagu-lagu Didi Kempot juga menyebutkan nama-nama tempat, salah satunya Stasiun Balapan.

Jadi Trending Topic Twitter

Penyanyi campursari ini sudah menyita perhatian generasi milenial saat ini. Didi Kempot pernah menjadi trending topic twitter pada Juni 2019.

Tidak hanya patah hati saja, tetapi lagu-lagu sang maestro ini juga menceritakan mengenai bakti kepada orang tua dan religi.

Tak hanya itu, dalam lirik-lirik lagu ciptaannya Didi Kempot juga  menyematkan nama-nama tempat, seperti Stasiun Balapan, Malioboro, Terminal Tanjung Mas, dan Pasar Klewer.

Wafat dalam usia 54 tahun pada 5 Mei 2020, Didi Kempot meninggalkan banyak kenangan indah di hati penggemarnya.

Putra-putrinya Staso, Saka dan Seika kini melanjutkan karier seniman ayahnya. Mereka kini kerap tampil membawakan lagu-lagu Didi Kempot.

 

Back to top button