TinjauAds
Tinjau

Ibu Pencuri Tas di Bogor Dibebaskan, Ini Alasannya

Dibaca dalam waktu1 Menit, 52 Detik

Ibu pencuri tas di Kota  Bogor usai ditangkap dibebaskan.   Ibu paruh baya (51) berinisial SU ini  melakukan pencurian tas di sebuah SPBU di Kota Bogor demi membayar kontrakan.

Bogor, tinjau.id – Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso mengatakan, pihaknya membebaskan SU dan anaknya setelah korban mencabut laporan dan menempuh restorative justice.

Pihaknya melakukan restorative justice setelah terjadi perdamaian dan pencabutan laporan oleh korban.  Proses perdamaian itu  atas inisiatif korban.

“Pencabutan pelaporan atas inisiatif pihak korban. Kami fasilitasi pencabutan laporan tersebut melalui proses restorative justice,” ujar Bismo, Selasa (21/2/23).

Bismo mengatakan, SU sudah mengembalikan barang milik korban berupa tas yang berisi dua unit ponsel.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Pelaku, lanjut Bismo, juga sudah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Jadi hak korban sudah pulih. Korban sudah mendapatkan handphonenya kembali, lantas korban mencabut laporannya. Kami bantu, semua pihak,” jelas Bismo.

[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Sebelumnya, aksi pencurian tersebut terjadi di SPBU Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, pada Selasa (15/2/23) lalu.

Aksi pencurian tersebut terekam CCTV dan berujung viral di berbagai laman media sosial.

Belum genap sehari, polisi berhasil menangkap SU. Dari hasil penyidikan, wanita asal Ciomas, Bogor, itu mengaku nekat mencuri karena butuh biaya untuk membayar kontrakan.

“Motifnya ekonomi, untuk bayar kontrakan,” kata Kanit Reskrim Polsek Bogor Barat Ipda Imam Bakhtiar.

Imam menjelaskan, SU melakukan pencurian ketika pegawai SPBU sibuk melayani pengendara yang hendak mengisi BBM.

SU mengambil tas yang berisi dua unit handphone dari atas dispenser pengisian BBM, dan menyembunyikannya di balik pakaian.

Saat beraksi, SU ditemani oleh anaknya. Namun, dalam keterangannya, anak SU tidak mengetahui ibunya hendak mencuri.

“Pelaku yang ambilnya (mencuri) itu ibunya, anaknya itu isi bensin, tapi anaknya nggak mengetahui kalau ibunya ambil HP itu,” kata Imam.

Rekaman CCTV

Sementara itu, rekaman CCTV SPBU memperlihatkan seorang perempuan mencuri tas di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) viral di media sosial.

Dalam rekaman video itu, SU sempat menengok ke kanan dan kiri sebelum mengambil sesuatu dan memasukkannya ke balik pakaian berwarna hitamnya.

SU langsung berbalik badan menuju motor anaknya yang tengah mengisi bensin.

Dalam video iu, mereka dinarasikan sebagai ibu dan anak yang bekerja sama melakukan pencurian di SPBU kawasan Pasirkuda, Bogor Barat, Kota Bogor.

 

Back to top button