TinjauAds
Tinjau

Mural Ubah Kesan Horor Simpang Lima

Dibaca dalam waktu1 Menit, 34 Detik

Kawasan Simpang Lima Rapak Balikpapan, Kalimantan Timur tampil dengan wajah baru. Saputan warna-warni lukisan mural yang kini hadir di kawasan tersebut mengubah kesan horor dan mistis yang dulu ada jadi lebih estetik.

Balikpapan – Wajah baru Simpang Lima Rapak dalam sepekan terakhir menjadi buah bibir warganet. Beragam desain lukisan mural yang kini menghiasi kawasan tersebut menjadi perhatian masyarakat. Tak heran, dengan wajah baru tersebut, Simpang Lima Rapak menjadi salah satu spot foto favorit.

Lukisan mural tersebut mayoritas bertema kearifan lokal. Sejumlah karya menjadi ikonik, seperti lukisan bayi beruang madu atau wajah seorang penari Dayak yang cantik. Lukisan tersebut merupakan karya dari belasan pelukis muda berbakat dari komunitas mural Balikpapan.

Salah satu anggota komunitas, Wahyu Rizky mengatakan selain menggambarkan sejumlah ikon Kota Balikpapan, konsep lukisan mural tersebut juga menggambarkan bahwa Balikpapan telah siap untuk menyambut Ibukota Negara Nusantara (IKN).

“Konsepnya dari teman-teman ini ingin menggambarkan beberapa ikon-ikon kota Balikpapan. Dan juga kebetulan Kota Balikpapan ini sebagai salah satu kota yang ada di ibukota negara nih. Jadi gambaran kami di sini merupakan poyeksi untuk menyambut IKN di Kalimantan Timur,” kata Wahyu.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Dulunya Identik dengan Suasana Seram

Menurutnya, lukisan mural yang menghiasi Simpang Lima Rapak Balikpapan juga bertujuan untuk mengubah kesan horor dan mistis yang selama ini menyelimuti Simpang Lima Rapak.

Mengapa horor? Pasalnya, turunan Simpang Lima Rapak kerap menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas yang merenggut puluhan nyawa para pengguna jalan.

“Seperti yang kita ketahui, turunan Simpang Lima Rapak ini kan identik dengan suasana seram, horor, dan mistis. Jadi dengan aneka gambar yang berwarna kami ingin supaya tidak berkesan horor lagi gitu,” imbuhnya.

Sementara itu, Untuk melukis keseluruhan mural yang menghiasi Simpang Lima Rapak tersebut, belasan pelukis membutuhkan waktu selama lebih dari satu pekan.

Dengan wajah baru, turunan di Simpang Lima Rapak sukses menjadi daya tarik. Bukan hanya bagi masyarakat di Kota Balikpapan, tetapi juga bagi para wisatawan yang tengah berkunjung ke kota tersebut.

Editor : Stebby Julionatan

Back to top button