TinjauAds
Tinjau

Jenazah Membusuk Hebohkan Warga Taman Sari Balikpapan

Dibaca dalam waktu1 Menit, 48 Detik

Jenazah membusuk hebohkan warga yang tinggal di kawasan Perumahan Taman Sari, Kota Balikpapan, Kalimantan timur, Selasa pagi (24/1/23). Polisi menduga, korban telah tewas sejak 4 hari lalu.

Balikpapan – Penemuan jenazah dalam kondisi nyaris membusuk di dalam sebuah rumah. Bermula saat Ahmad Suprihatin (49) mencoba untuk melihat kondisi korban, karena korban dalam beberapa hari terakhir, tak lagi terlihat beraktifitas.

Saya mencoba memanggil namanya dari luar rumah, tetapi tidak ada jawaban. Selanjutnya atas arahan pak RT, warga membongkar dinding seng rumahnya, dan langsung tercium aroma menyengat yang berasal dari dalam rumah.

“Jadi kan tadi itu pak RT minta saya cek, karena korban ini beberapa hari tidak ada terlihat, nah pas saya ketok-ketok ternyata kok tidak ada jawaban, langsung saya inisiatif membongkar dinding seng samping itu, ternyata tercium aroma menyengat dari dalam rumah. Pas saya intip dari pintu belakang, ternyata korban sudah dalam kondisi begitu,” kata Ahmad Suprihatin.

Warga mengenal korban bernama Usman berusia 60 tahun. Korban telah cukup lama tinggal di rumah sederhana itu seorang diri.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Korban adalah pribadi yang baik

Menurutnya, selama ia mengenalnya, korban tak pernah mengeluhkan sakit. Terlebih warga juga mengenal korban memiliki kepribadian yang baik, ramah, dan dekat dengan masyarakat di sekitar rumahnya.

“Baik itu orangnya mas, sama tetangga sini juga baik, sama anak-anak sini juga baik kok mas. Setahu saya dia tidak pernah mengeluh sakit, paling ya cuma reumatik aja mas, jadi sepertinya tidak mungkin beliau meninggal karena sakit,” imbuhnya.

Tim inafis dari Polresta Balikpapan yang tiba di lokasi kejadian, langsung melakukan olah tkp dan mengamankan sebilah parang yang ditemukan dekat dengan posisi korban.

Pawas Polsek Balikpapan Utara, Iptu Sunar mengatakan untuk sementara ini, polisi tengah melakukan identifikasi tanda-tanda kekerasan yang mungkin ditemukan di tubuh korban.

Tetapi jika melihat kondisi korban, kuat dugaan korban telah meninggal dunia sejak 4 hari lalu.

“Untuk sementara, kami lakukan olah tkp, kemudian kami identifikasi dulu, ada bekas atau tanda-tanda kekerasan atau tidak di tubuh korban. Informasi dari Ketua RT setempat, korban hari jumat kemarin masih terlihat, jadi dengan demikian diperkirakan korban meninggalnya sudah 4 hari,” kata Iptu Sunar.

Keperluan penyelidikan terus berjalan, sehingga petugas langsung membawa jenazah menuju RS Bhayangkara, guna menjalankan visum dan otopsi.

Editor: Michael Ckow

Back to top button