TinjauAds
Tinjau

Sandiaga Uno: Usulan Hari Kejepit Jadi Libur Nasional

Dibaca dalam waktu1 Menit, 7 Detik

Sandiaga Uno, menyampaikan, progres usulan libur pada hari kejepit nasional (harpitnas) kini masih dalam pembahasan. Menurut Sandi, libur panjang dapat meningkatkan produktivitas pekerja.

Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan, progres usulan libur pada hari kejepit nasional (harpitnas) kini masih dalam pembahasan.

Pembahasan berlangsung bersama kementerian dan sejumlah lembaga, serta kemungkinan akan berlaku secara bertahap.

“Sudah kami sosialisasikan juga dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Mungkin akan mulai dari beberapa dulu. Jangan langsung semua hari libur kita yang jumlahnya belasan itu,” tutur Sandiaga.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam Weekly Press Briefing Kemenparekraf di Gedung Sapta Pesona, Senin (16/1/23).

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Upayakan libur 3 hari atau long weekend

Menurut Sandi, bila tanggal merah jatuh pada hari Minggu atau Sabtu maka (harpitnas) bisa maju ke hari Jumat, atau mundur ke hari Senin.

Long weekend ini akan menambah tiga momen liburan panjang yang selama ini mejadi penyumbang pergerakan wisatawan nusantara, yaitu Lebaran, Natal, dan tahun baru, serta liburan sekolah.

Menurut Sandi, keberadaan long weekend berdampak pada produktivitas para pekerja yang kembali segar usai mendapat jatah libur.

“Telah terbukti melalui studi bahwa setelah long weekend itu kembali fresh dan produktivitasnya lebih tinggi. Itu sudah ada acuan dari keilmuannya,” ujarnya.

Adapun bagi industri yang merasakan adanya beban karena hari libur bertambah, kata Sandiaga, ke depannya bisa menyesuaikan kebijakan ini dengan kondisi masing-masing.

Editor: Michael Ckow

Back to top button