Macet Parah Di TB Simatupang Dipicu Kecelakaan Maut, 1 Orang Tewas
Kemacetan parah terjadi di Jl TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel), pagi tadi. Polisi mengatakan kemacetan itu terjadi karena adanya kecelakaan yang menewaskan 1 orang.
Jakarta – Kemacetan parah terjadi di Jl TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel), pagi tadi. Polisi mengatakan kemacetan itu terjadi karena adanya kecelakaan.
“Ada kecelakaan lalu lintas,” kata Kapolsek Cilandak, Kompol Wahid Key, Jumat (13/1/23).
Wahid Key mengatakan kecelakaan itu melibatkan pengemudi sepeda motor. Ada satu korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
“Infonya ada korban jiwa, seorang wanita,(kecelakaan) motor sama motor. Posisi jenazah di RS Fatmawati,” ujarnya.
Seorang warga bernama Johan (38) mengaku melihat kecelakaan maut tersebut. Dia mengatakan korban awalnya menghindari tabrakan beruntun.
“Jadi di depan tadi ada tabrakan beruntun jadi si ibunya (korban) itu menghindari tabrakan beruntun,” kata Johan kepada tinjAu.id di Jalan TB Simatupang, Jaksel, Jumat (13/1/23).
Korban lalu mengambil jalur kanan untuk menghindari tabrakan beruntun itu. Kemudian terjadi kecelakaan, korban ditabrak pengemudi minibus sehingga membuat korban terseret hingga 5 meter.
Pantauan tinjAu.id di bawah kolong MRT Fatmawati, Jalan TB Simatupang, per pukul 10.25 WIB, terlihat bercak darah di lokasi kecelakaan. Lalu lintas di jalan itu terlihat ramai lancar untuk dilalui kendaraan.
“Dia (korban) ambil ke kanan lalu dari arah timur muncul mobil minubus langsung nabrak si ibunya (korban) langsung keseret sampe sini sekitar ya 5 meteran lah,” ungkap Johan.
Imbasnya Jalan TB Simatupang Macet Parah
Sebelumnya, lalu lintas di Jl TB Simatupang, Cilandak, Jaksel, macet parah pagi ini. Kendaraan memadati ruas jalan dan nyaris tak bergerak.
Salah satu warga, Tri Sulistriyantono, mengaku terjebak di kemacetan tersebut selama 30 menit.
“Biasanya tidak seperti itu, biasanya saya sambil bisa jalan dan itu bener-bener sampai stuck saya,” kata Tri Sulistriyantono saat dihubungi, Jumat (13/1/23).
Tri mengaku harus tiba di kantornya lebih dari waktu tempuh seperti hari biasanya. Dia menyebut mobilnya tak bisa bergerak sejak pukul 07.20 WIB imbas macet tersebut.
Hal serupa juga diungkapkan warga lainnya, Yeni Fatimah. Yeni mengatakan kendaraan padat merayap di Jl TB Simatupang.
“Tadi kurang lebih terjebak setengah jam-an, gerak cuma dikit-dikit,” kata Yeni.
Dia mengaku biasa tiba di tempat kerjanya yang berlokasi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pukul 07.15 WIB. Namun, imbas kemacetan tersebut, dia mengaku terjebak macet lebih dari 30 menit.
Editor: Michael Ckow
Akses seluruh berita tinjAu di kanal-kanal berikut: tinjAu.id dan tinjAuINDONESIA.id









