TinjauAds
Tinjau

Richard Eliezer Mendapat Hukuman Ringan?

Dibaca dalam waktu1 Menit, 48 Detik

Richard Eliezer kemungkian besar akan mendapat hukuman ringan dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Hibnu Nugroho, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Jendral Soedirman mengatakan itu sebagai prediksi vonis yang diberikan Hakim.

Jakarta – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman, Hibnu Nugroho memprediksi, Richard Eliezer bakal mendapat hukuman ringan dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Jaksa penuntut umum (JPU) terlihat akan mempertimbangkan status Richard sebagai justice collaborator (JC). “RE (Richard Eliezer) kemungkinan mendapat hukuman minimal karena dia kan justice collaborator,” kata Hibnu pada Kamis (12/1/23).

Sebagai seorang JC, Richard berperan besar dalam mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J sejak awal hingga perkara ini bergulir di persidangan.

Keterangan-keterangan yang disampaikan Richard selama persidangan pun konsisten. Richard juga bukan dalang atau aktor intelektual dalam perkara ini.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Saya kira itu menjadikan hukuman dia ringan. Untuk berapa (tahun hukuman) kita tidak bisa menerka-nerka, tapi ringan,” ujar Hibnu.

Menurut Hibnu, satu-satunya aktor interlektual dalam kasus ini adalah Ferdy Sambo. Sebabnya, Sambo memerintahkan Richard dan anak buahnya yang lain, Ricky Rizal, untuk menembak Yosua.

Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri itu juga menciptakan narasi kebohongan untuk menutupi kejahatan.

Belum lagi, saat kejadian Sambo masih menjadi bagian dari penegak hukum. Status tersebut diperkirakan bakal memperberat hukuman mantan jenderal bintang dua Polri tersebut.

“Termasuk subjek dari pelaku. Kalau memang pelaku penegak hukum, lebih berat daripada yang tidak penegak hukum,” kata Hibnu.

Hibnu memperkirakan, terdakwa lainnya yakni Ricky Rizal akan mendapat hukuman lebih tinggi dari Richard karena statusnya yang saat kejadian masih aktif sebagai polisi. Ricky juga bukan justice collaborator.

Selain RE, Putri Candrawathi dan Kuat Ma’ruf kemungkinan juga mendapat hukuman ringan

Sementara, Putri Candrawathi dan Kuat Ma’ruf diprediksi akan dituntut hukuman ringan karena keduanya merupakan warga sipil.

Namun demikian, Hibnu mengatakan, keputusan akhir terkait perkara ini ada di tangan hakim.

Sebelum menjatuhkan vonis, hakim bakal mempertimbangkan segala aspek, mulai dari keterangan terdakwa, saksi, ahli, bukti, hingga faktor sosiologis dan nonsosiologis.

“Kalau jaksa penuntut umum pasti (menuntut) hukuman maksimal, tapi kalau (vonis) hakim belum tentu,” tutur Hibnu.

Editor: Michael Ckow

Akses seluruh berita tinjAu di kanal-kanal berikut: tinjAu.id dan tinjAuINDONESIA.id

Back to top button