TinjauAds
Tinjau

Bos Retail Ditemukan Tewas Di Kamar Kos, Samarinda – Kaltim

Dibaca dalam waktu1 Menit, 31 Detik

Bos retail ditemukan tewas di dalam kamar kosnya di Jalan Juanda RT 3 Kelurahan Air Hitam, Kota Samarinda, Kalimantan timur, Senin pagi (9/1/23). Warga setempat pun mendadak menjadi heboh, lantaran telah menemukan sesosok jasad seorang pria yang terbujur kaku di dalam kamar kosnya.

Samarinda – Rizal Setiawan rekan kerja pria yang ditemukan tewas itu yang pertama kali menemukan Warsono (46) karena tidak masuk kerja di hari itu. Padahal Warsono adalah salah satu Manager pusat retail Lotte Mart di Kota Samarinda.

“Jadi tadi itu saya dapat perintah dari atasan saya. untuk mencoba mengecek dia karena hingga pukul 08.00 WITA. Karena Dia tidak hadir untuk absen di kantor,” terang Rizal Setiawan, rekan kerja Warsono.

Kemudian, Rizal menambahkan saat tiba di depan kamar kos Warsono. Ia bersama seorang rekannya sempat mengetuk pintu kamar kos Warsono tetapi tidak ada jawaban.

Bos Retail Ditemukan Tewas Oleh Rekan Kerjanya

Selanjutnya, ia pun mencoba membuka pintu kamar kos yang ternyata tidak terkunci. Saat pintu telah terbuka, Rizal menemukan Warsono telah dalam kondisi meninggal dunia sembari memeluk guling.

“Saat kami ketuk kamarnya, tidak ada respon dan ketika pintunya terbuka, saya lihat Warsono terbaring di atas kasur kamarnya dan beberapa kali saya panggil namanya namun dia tidak merespon, dan akhirnya kami panggil pemilik kos-nya,” jelas Rizal.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Warsono ditemukan telah tewas di dalam kamar, setelah Melihat kondisi Warsono yang telah meninggal dunia di kamarnya, Samarinda – Kaltim, pemilik kos pun langsung menghubungi Ketua RT setempat, yang kemudian melanjutkan dengan melaporkannya ke pihak kepolisian.

Menanggapi laporan itu, Polresta Samarinda pun langsung mengerahkan Tim Inafis untuk melakukan olah TKP dan melakukan identifikasi pada jenazah Warsono.

Dari hasil olah TKP oleh petugas dan melihat kondisi jenazah, polisi tidak menemukan tanda-tanda adanya bukti kekerasan.

Untuk keperluan penyelidikan, jenazah Warsono pun langsung dievakuasi ke rumah sakit AW Syahranie Samarinda, Kalimantan Timur, untuk menjalani otopsi.

Editor: Michael Ckow

Back to top button