TinjauAds
Tinjau

Anies Balas Cuitan Gibran Soal Foto Di Selokan

Dibaca dalam waktu1 Menit, 21 Detik

Anies Baswedan balas cuitan Gibran Rakabuming Raka dalam akun twitternya “sedang santai ngopi di rumah tiba-tiba mata kedutan. Jebul lagek dirasani (ternyata lagi digunjingkan) … 🙂 #ABW“. Cuitan itu tampak sebagai respon langsung dari cuitan berisi foto Anies sedang berada di selokan yang dicuit oleh Gibran.

Jakarta – Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka berbalas cuitan dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Aksi balas cuitan keduanya itu bermula saat Gibran mengunggah foto Anies di selokan.

Bukan tanpa sebab Gibran mengunggah foto Anies tersebut. Hal itu berawal saat Gibran membalas salah satu unggahan netizen yang memujinya lantaran meminta anak-anak untuk berteduh di tribun sementara dia hujan-hujanan berpidato.

“Itu pencitraan, kok,” kata Gibran, dilihat Redaksi tinjAu pada Rabu (4/1/23).

Balasan Gibran itu kemudian dikomentari oleh netizen lain. Netizen tersebut menyebut Gibran pencitraan seperti bapaknya, Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang masuk gorong-gorong.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Iyo pencitraan koyok bapakmu masuk gorong gorong (Iya pencitraan seperti bapakmu masuk gorong-gorong),” tulis netizen itu. Cuitan ini saat ini sudah dihapus.

Lalu Gibran membalas dengan kata ‘oh’ sembari mengunggah foto Anies Baswedan yang tengah masuk ke selokan. Dalam foto itu terlihat Anies tengah ikut membersihkan selokan yang hitam dari sampah.

Unggahan Gibran itu pun kemudian dibalas oleh Anies Baswedan dalam ciutannya.

“Sedang santai ngopi di rumah tiba-tiba mata kedutan. Jebul lagek dirasani (ternyata sedang digunjingkan)… :),” tulis Anies Baswedan di Akun Twitternya @aniesbaswedan.

Ternyata saling balas cuitan itu tidak berhenti di situ. Gibran kembali membalas komentar Anies dengan mengunggah meme bertuliskan ‘tersenyum seperti maskot mixue’.

‘Perang’ cuitan Anies dan Gibran pun turut dipantau para pendukung mereka di Twitter.

Penulis: Balsamus Pieter Dwiwasa

Editor: Asrul Hasian Harahap

Back to top button