Densus 88: Sudah Ada Deteksi, Bukan Jaringan Besar
Penulis: Michael Ckow
Bandung – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menegaskan pihaknya sedang bekerja cepat dalam mendalami peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/22).
“Densus 88 sedang bekerja cepat mendalami peristiwa ini,” ujar Kabag Banops Densus 88 Kombes Aswin Siregar saat dimintai konfirmasi, Rabu.
Oleh karenanya, Aswin meminta warga tetap tenang walau telah terjadi bom bunuh diri.
“Mohon waktu dan tetap tenang,” katanya.
Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengonfirmasi terduga pelaku bom bunuh diri yang berjumlah satu orang meninggal dunia di lokasi.
Kompol Bambang Suprapto, Bagian Pencegahan Densus 88 ketika dikonfirmasi tinjau.id mengakui bahwa Densus 88 telah melakukan deteksi awal, meski tidak dapat dicegah.
“Penyelidikan sedang dilakukan, sebelum kejadian Densus 88 sudah mendeteksi, jaringannya juga sudah diketahui. Densus tidak kecolongan, pelaku diduga belajar sendiri dan bukan jaringan besar. Ini dia melakukannya solo, meninggal juga sendiri,” ujar Kompol Bambang.









