TinjauAds
Habitus

Patrick Stewart Berpulang, Avengers: Doomsday Jadi Penampilan Terakhir Sang Profesor X

Dibaca dalam waktu2 Menit, 39 Detik

TINJAU, Jakarta – Selama lebih dari dua dekade, sosok Profesor Charles Xavier begitu lekat dengan wajah Patrick Stewart. Aktor legendaris asal Inggris itu berhasil menghidupkan karakter pemimpin X-Men dengan kebijaksanaan, ketenangan, dan karisma yang membekas bagi generasi penonton.

Kini, perjalanan panjangnya sebagai Profesor X mencapai penghujung. Patrick Stewart meninggal dunia pada Rabu (28/10/2026) dalam usia 86 tahun setelah berjuang melawan penyakit Alzheimer dan demensia Lewy Body.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi industri perfilman Hollywood, termasuk rekan-rekan yang pernah berbagi layar dengannya. Namun, ada satu penampilan terakhir yang membuat warisan Stewart di dunia superhero terasa semakin istimewa.

Stewart diketahui masih terlibat dalam produksi film Avengers: Doomsday, yang dijadwalkan tayang pada 18 Desember 2026. Film garapan Disney dan Marvel Studios tersebut akan menjadi penampilan terakhirnya di layar lebar sebagai Profesor Charles Xavier.

Marvel Studios mengonfirmasi kembalinya Stewart dalam film tersebut sekaligus mengenang perjalanan panjang sang aktor menghidupkan karakter Profesor X sejak debutnya dalam X-Men pada 2000.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Sir Patrick menghidupkan sosok Profesor Charles Xavier dengan keanggunan, kecerdasan, dan sisi kemanusiaan yang luar biasa. Ia mendefinisikan karakter tersebut bagi generasi penggemar, mulai dari ‘X-Men’ dan ‘Logan’ hingga ‘Avengers: Doomsday’,” demikian pernyataan Marvel Studios.

Sepanjang kariernya, Stewart telah memerankan Profesor X sebanyak sembilan kali. Ia kembali hadir dalam berbagai film waralaba tersebut, mulai dari X2: X-Men United (2003), X-Men: The Last Stand (2006), X-Men Origins: Wolverine (2009), hingga Logan (2017).

Penampilannya sebagai Profesor X bukan satu-satunya peran yang membuat namanya dikenang. Stewart juga dikenal luas melalui karakter Kapten Jean-Luc Picard dalam waralaba fiksi ilmiah Star Trek.

Kabar kepergian Stewart turut mengundang penghormatan dari Hugh Jackman, lawan mainnya dalam sejumlah film X-Men. Melalui akun Instagram, Jackman mengenang Stewart bukan hanya sebagai aktor hebat, tetapi juga sahabat yang memberinya banyak pelajaran.

“Hari ini kita kehilangan salah satu sosok hebat di dunia panggung dan layar lebar,” tulis Jackman.

“Bagi saya pribadi, ia adalah sahabat yang luar biasa dan sosok pria yang hebat. Saya belajar banyak darinya. Saya akan merindukanmu, Patrick Stewart, sepanjang hidup saya,” lanjutnya.

Penghormatan juga datang dari Joe dan Anthony Russo, sutradara Avengers: Doomsday. Keduanya mengaku beruntung mendapat kesempatan bekerja bersama aktor yang telah menjadi salah satu pahlawan masa kecil mereka.

Mereka mengenang Stewart sebagai aktor legendaris dengan karakter yang kuat serta integritas yang luar biasa. Kehadirannya, menurut keduanya, tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan.

Menariknya, Stewart ternyata tidak pernah benar-benar membayangkan dirinya pensiun dari dunia akting. Dalam wawancara dengan TV Insider yang diterbitkan pada Juli 2026, ia mengakui bahwa kesempatan mendapatkan peran semakin terbatas seiring bertambahnya usia.

Meski begitu, semangatnya untuk terus berakting tidak pernah surut. Ia mengaku masih menikmati setiap kesempatan untuk menghadapi tantangan dan memerankan karakter baru.

“Saya tidak bisa membayangkan untuk benar-benar pensiun. Saya akan selamanya menjadi seorang aktor,” ujar Stewart dalam wawancara tersebut.

Pernyataan itu kini terasa semakin bermakna. Meski sang aktor telah berpulang, penonton masih memiliki kesempatan untuk menyaksikan penampilan terakhirnya melalui Avengers: Doomsday pada Desember mendatang.

Film tersebut bukan sekadar bagian baru dari semesta Marvel, melainkan juga menjadi penutup perjalanan panjang Patrick Stewart sebagai Profesor X. Sebuah peran yang telah ia hidupkan selama lebih dari 25 tahun dan akan terus dikenang oleh para penggemarnya.

Back to top button