Gedung SMPN 5 Samboja Ludes Terbakar
Gedung SMPN 5 Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, ludes terbakar. Akibatnya, 143 siswa sementara belajar di rumah masing-masing.
Kutai Kartanegara, tinjau.id – Kebakaran yang melanda gedung SMP Negeri (SMPN) 5 Samboja, itu terjadi pukul 15.30 Wita, Minggu (5/3/2023) lalu.
Saat kebakaran terjadi, sekolah dalam keadaan libur, sehingga tak ada satu pun guru atau siswa berada di area sekolah.
Kencangnya hembusan angin, serta banyaknya material yang mudah terbakar, membuat kobaran api dengan cepat membesar.
Lokasi bangunan sekolah yang cukup terisolir, juga membuat petugas pemadam kebakaran, kesulitan untuk menjangkau lokasi kebakaran.
Masyarakat setempat pun hanya bisa menyelamatkan sejumlah dokumen penting dari ruang guru dan ruang kepala Sekolah.
Sedangkan buku-buku di ruang perpustakaan serta sarana belajar-mengajar seperti meja dan kursi, seluruhnya ludes terbakar.
[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]
Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Balikpapan, Sujadi mengatakan kebakaran itu baru bisa padam sekitar satu jam kemudian. Pihak petugas kebakaran menurunkan satu unit untuk memadamkan kebakaran itu.
Pihak sekolah mencatat akibat kebakaran itu, ternyata bangunan sekolah itu sudah tidak layak untuk kegiatan belajar-mengajar.
“Kobaran api pertama kali terlihat sekira 15.30 Wita, kemudian sampai sore jam 5-an lah baru bisa padam. Karena lokasinya juga cukup terisolir,. Jadi memang agak sulit masuk ke sini,” kata Sujadi saat ditemui di lokasi kebakaran, Senin (6/3/2023).
Bangunan yang ludes terbakar terdiri dari tiga ruang kelas, satu ruang guru dan kepala sekolah, satu ruang perpustakaan, dan satu ruang laboratorium.
Saat kebakaran terjadi, warga hanya sempat menyelamatkan sejumlah dokumen penting di ruang guru dan kepala sekolah, serta sejumlah peralatan komputer.
Sedangkan, buku-buku pelajaran yang ada di ruang perpustakaan dan ruangan kelas, sudah tak sempat lagi terselamatkan.
“Adai barang-barang di laboratorium bisa terselamatkan, yang di perpustakaan sudah terbakar semua karena gak ada yang berani masuk, soalnya asap sudah cukup tebal,” imbuhnya.
Dialihkan ke Sekolah Lain
Akibat kebakaran itu, 143 pelajar di SMPN 5 Samboja, mulai dari kelas 7 hingga 9, terpaksa untuk sementara tak bisa melanjutkan kegiatan belajar-mengajarnya.
Pasalnya, akibat kebakaran itu, pihak sekolah menilai bangunan yang terbakar sudah tak layak lagi digunakan sebagai tempat belajar para siswa.
“Ada 143 siswa seluruhnya, itu dari kelas 7 sampai 9. Untuk sementara ya terpaksa terhenti kegiatan belajar-mengajarnya. Rencananya nanti akan dialihkan dulu ke sekolah lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, terkait penyebab kebakaran itu, pihak sekolah hingga kini masih menunggu hasil penyelidikan polisi, namun dugaan sementara akibat arus pendek listrik.
“Nah kalau penyebabnya kami juga masih belum bisa pastikan, karena polisi masih menyelidiki kebakaran itu,” tutupnya.








