TinjauAds
HabitusHeadline

Gempa Bumi 6,9 SR Guncang Filipina, 27 Orang Meninggal Dunia

Dibaca dalam waktu1 Menit, 32 Detik

TINJAU, Jakarta – Setidaknya 27 orang tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka setelah gempa berkekuatan 6,9 skala Richter mengguncang Filipina tengah pada Selasa (30/9/2025) malam. Bangunan dan gereja runtuh dan orang-orang berhamburan keluar rumah.

“Saat ini saya berada di depan kantong-kantong mayat. Hingga saat ini terkonfirmasi 27 korban tewas, dan ini hanya dari Kota Bogo dan kota-kota sekitarnya,” ujar Ainjeliz Orong, petugas informasi Provinsi Cebu, kepada ABS-CBN News Channel pada Rabu (1/10/2025).

“Sebagian besar warga berada di jalan karena kami masih mengalami gempa susulan hingga saat ini.”

Bogo merupakan episentrum gempa, di mana orang-orang tertimpa reruntuhan rumah mereka saat gempa terjadi sekitar pukul 22.00, seperti dilaporkan Philippine Daily Inquirer, mengutip kantor informasi Provinsi Cebu.

Menurut laporan tersebut, beberapa korban di Kota San Remigio terjebak dan tertimpa beton di dalam gedung basket.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan 147 orang terluka. Orong menambahkan bahwa jumlah tersebut masih bisa bertambah.

“Bantuan sedang dalam perjalanan. Mungkin presiden akan tiba hari ini,” kata Gubernur Cebu, Pamela Baricuatro kepada wartawan di rumah sakit Kota Bogo, seraya menambahkan bahwa pantauan udara menunjukkan rumah dan bangunan rusak. “Ini sangat menyedihkan.”

Baricuatro sebelumnya mengatakan dia telah menghubungi kantor Presiden Ferdinand Marcos Jr karena kerusakan akibat gempa “bisa lebih parah dari yang kita perkirakan.” GMA News melaporkan kantor dan sekolah di sebagian wilayah Provinsi Cebu, pusat industri dan pariwisata utama, serta daerah sekitarnya telah diliburkan.

Gambar yang diunggah di media sosial menunjukkan orang-orang berlarian ke jalan, bangunan dan gereja runtuh, serta bangunan lainnya rusak terdampak gempa.

Penaksiran kerusakan akibat gempa sedang dilakukan, kata Diego Mariano, juru bicara BNPB, melalui telepon. “Ini adalah kawasan yang sangat padat penduduk, jadi kami memperkirakan banyak bangunan yang rusak,” bebernya.

Filipina terletak di Cincin Api Pasifik, membuat kepulauan ini rentan terhadap gempa bumi dan letusan gunung berapi.

Back to top button