Single Denny Caknan “Jajalen Aku” Trending di Youtube
Single terbaru Denny Caknan, “Jajalen Aku” trending di Youtube Music. Baru satu hari merilis lagu yang berkisah tentang cinta, kasih sayang, dan kebahagiaan ini, sudah satu juta lebih yang menonton.
Jakarta, tinjau.id – Denny Caknan memang tak pernah gagal membuat pendengarnya galau hatinya melalui lirik-lirik lagunya.
Namun ada yang berbeda dengan single “Jajalen Aku'” yang merupakan single terbaru dari Denny Caknan.
Penyanyi solo yang terkenal dengan “Ketonyono Medot Janji” itu baru saja merilis single terbarunya berjudul “Jajalen Aku”, Jumat pekan lalu.
Berbeda dari lirik-lirik lagu sebelumnya yang bertema galau dan sedih, lagu ini berkisah tentang cinta, kasih sayang, dan kebahagiaan.
Single “Jajalen Aku”, yang artinya “cobalah aku” ini menggambarkan kisah cinta seorang pria kepada kekasihnya..
Lagu ciptaan dia bersama Duo ONAR tersebut, baru tayang di kanal Youtube Denny Caknan pada Rabu, 8 Maret 2023.
Nomor 2 Trending di Youtube
Belum satu hari berselang setelah rilis, video tersebut berhasil menempati posisi trending #2 di Youtube music dan lebih dari 1 juta orang yang menonton.
Dilansir dari kanal YouTube Denny Caknan, Jajalen Aku adalah karya ketiga dari 12 karyanya.
Berikut Lirik Lagu Jajalen Aku:
Siji, seng tak temoni genah jelas ning ngadepanku
(Satu, yang kutemui sudah jelas di depanku)
Ayumu gawe aku sarwo salah tingkah ning ngarepanmu
(Kecantikanmu membuatku salah tingkah di depanmu)
Wit-witan do ngingeti
(Pepohonan mengingatkan)
Lintang-lintange nyekseni
(Bintang-bintang menyaksikan)
Gemiricik e banyu mili
(Gemerciknya air mengalir)
Koyok to jelasne roso senengku
(Seperti menjelaskan rasa sukaku)
Reff:
Rasah mbok angen-angen, wong seng mbiyen nglarani
(Tidak perlu kau ingat-ingat, orang yang dulu menyakiti)
Timbang ngeboti, ning nyatane mung diapusi
(Daripada memberatkan, namun nyatanya hanya membohongi)
Jalalen aku, wong seng opo anane iki
(Cobalah aku, orang yang apa adanya ini)
Gemati, ngangeni, ra mungkin nglarani
(Peduli, ngangenin, tidak mungkin menyakiti)
Pripun Dek ?
(Bagaimana dik?)
Yen sios ngersa’ake sambung katresnan
(Jika jadi mau menjalin hubungan asmara)
Hey, niki sampun camepak wujud e
(Hey, ini sudah ada wujudnya)
Ikiii kiieehhh!!
(ini niieehhh!!)
Wit-witan do ngingeti
(Pepohonan mengingatkan)
Lintang-lintange nyekseni
(Bintang-bintang menyaksikan)
Gemiricik e banyu mili
(Gemerciknya air mengalir)
Koyok to jelasne roso senengku
(Seperti menjelaskan rasa sukaku)
Reff:
Rasah mbok angen-angen, wong seng mbiyen nglarani
(Tidak perlu kau ingat-ingat, orang yang dulu menyakiti)
Timbang ngeboti, ning nyatane mung diapusi
(Daripada memberatkan, namun nyatanya hanya membohongi)
Jalalen aku, wong seng opo anane iki
(Cobalah aku, orang yang apa adanya ini)
Gemati, ngangeni
(Peduli, ngangenin)
Gemati, ngangeni
(Peduli, ngangenin)
Ra mungkin nglarani
(Tidak mungkin menyakiti)
Houooo.. uooo.. hoouoo.. uoooo..
Ayumu gawe aku sarwo salah.. salahmu, ayuu..
(Kecantikanmu membuat aku serba salah.. salah kamu, cantik..)









