TinjauAds
Bisnis

Mudik Bakal Ramai, Pertamina Siapkan Pasokan Maksimal

Dibaca dalam waktu2 Menit, 49 Detik

Mudik pada lebaran 2023 diprediksi akan ramai. Apalagi setelah pandemi melandai dan berbagai pembatasan yang dilakukan pada dua tahun sebelumnya dicabut. Pertamina mengaku telah menyiapkan pasokan untuk mengantisipasi ramainya mudik kali ini.

Jakarta, tinjau.id Pemerintah telah resmi menetapkan tanggal cuti bersama mulai 19-26 April 2023. Tahun ini, jumlah pemudik diprediksi meningkat menjadi 123 juta orang dari sebelumnya 85 juta orang pada 2022.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial and Trading Alfian Nasution mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai persiapkan agar layanan dan kebutuhan energi bisa terpenuhi dengan baik.

“(Layanan dan kebutuhan) sudah dipersiapkan dengan baik mengingat potensi kepadatan di jalur-jalur mudik utama sangat mungkin terjadi,” tutur Alfian, dikutip dari keterangan persnya, Jumat (31/3/2023).

Alfian menuturkan, Pertamina Patra Niaga kembali mengaktifkan Tim Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 1444H mulai pada 1 April hingga 2 Mei 2023. Satgas tersebut, kata dia, tidak hanya melibatkan pihak internal Pertamina Group, tetapi juga sejumlah stakeholder lain, seperti Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas).

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Kemudian, ada pula Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jasa Marga, serta Telkom Indonesia.

“Satgas dengan berbagai pihak dibentuk agar kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), liquified petroleum gas (LPG), dan avtur bisa terpenuhi dengan baik,” tutur Alfian.

Dalam rangka arus mudik lebaran tahun ini, Pertamina juga telah melakukan sejumlah langkah awal, di antaranya meningkatkan ketahanan stok sejak H-14 Idul Fitri serta menyiagakan sarana dan fasilitas utama yang meliputi 114 Terminal BBM, 23 Terminal LPG, lebih dari 7.400 SPBU, 667 SPBE, 4.972 Agen LPG, dan 68 DPPU.

“Baik stok maupun penyaluran di berbagai sarana dan fasilitas ini akan diawasi melalui Integrated Enterprise Data and Center Command Center (IEDCC) yang siaga selama 24 jam, termasuk ada koneksi CCTV ke 617 SPBU di jalur utama,” tutur Alfian.

Selain layanan utama, menurut Alfian, Pertamina menyiapkan layanan siaga serta layanan tambahan, antara lain 1.505 SPBU Siaga, 5.471 Agen LPG Siaga, 43 Kiosk Pertamina Siaga, 391 Motoris Pertamina Delivery Service (PDS), 201 Mobil Tangki Standby, penambahan tangki di SPBU khususnya di kepulauan kecil, dan 13 Rumah Pertamina Siaga.

“Layanan siaga dan layanan tambahan ini kami siapkan untuk di jalur utama, jalur rawan bencana atau cuaca ekstrem, jalur rawan kemacetan, serta lokasi-lokasi wisata yang sudah kami petakan,” jelas Alfian.

Berbagai layanan yang telah disediakan, Alfian menjelaskan, tidak bergerak sendiri. Pertamina berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan TNI Angkatan Laut (AL) dalam pengoperasian KRI untuk kerja sama ketika cuaca ekstrem.

“Lalu untuk layanan Kesehatan juga menggandeng Indonesia Health Corporation (IHC),” tambah Alfian.

Dalam arus mudik kali ini, Pertamina Patra Niaga juga kembali menyediakan loyalty program bagi pengguna setia Pertamax Series, Dex Series, Bright Gas, Fastron, dan Enduro, serta program berbagi dengan masyarakat seperti MyPertamina berbagi takjil dan Beduk Bright Gas, yakni berbuka dengan usaha kecil dan komunitas.

“Jadi masyarakat kami imbau tidak perlu khawatir. Pertamina Patra Niaga hadir membawa semangat Energi Penuh Berkah. Kami memastikan energi yang kami salurkan siap mendampingi seluruh kegiatan ibadah selama Ramadhan dan perjalanan mudik masyarakat mulai dari arus mudik hingga arus balik nanti,” pungkas Alfian.

Informasi mengenai seluruh layanan Pertamina Siaga 2023 dan produk Pertamina dapat diakses melalui website mypertamina.id, media sosial @ptpertaminapatraniaga, dan @mypertamina atau dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.

Back to top button