Minyak Goreng Minyakita Hilang di Pasar Tradisional Balikpapan
Minyak goreng minyakita hilang di sejumlah pasar tradisional, salah satunya seperti di Pasar Klandasan Kota Balikpapan, Kalimantan timur. Bahkan, menurut para pedagang, minyak goreng murah program pemerintah itu, telah lebih dari 2 pekan terakhir, tak lagi beredar di pasaran.
Balikpapan – Sudah lebih dari 2 pekan terakhir, masyarakat kota Balikpapan, tak lagi bisa menemukan minyak goreng minyakita di sejumlah pasar tradisional.
Padahal, selama ini minyak goreng minyakita adalah minyak goreng yang paling laris. Karena harga jualnya yang lebih murah dibanding minyak goreng kemasan lainnya.
Salah satu pedagang, Mulyadi mengaku sudah lebih dari 2 pekan terakhir, para pedagang di Pasar Klandasan ini tak lagi menjual minyak goreng itu.
“Yang dicari banyak orang ya minyak goreng minyakita itu, tapi ya mau bagaimana lagi. Sudah sekitar 2 mingguan ini barangnya tidak ada lagi,” kata Mulyadi, minggu pagi (29/1/23).
Menurutnya, hilangnya minyak goreng minyakita di pasar tradisional itu lantaran pasokan dan stok minyak goreng minyakita dari distributor sudah kosong. Dan kalau pun ada, jumlahnya sangat terbatas. Akibatnya pada pedagang pun tak lagi menjual minyak goreng minyakita dalam 2 pekan terakhir.
“Sekarang barangnya sudah tidak ada lagi mbak. Dari distributor juga kalau pun ada, sudah gak muncul lagi,” imbuhnya.
Kendati minyak goreng minyakita sudah mulai hilang di pasaran. Namun harga minyak goreng di pasar tradisional klandasan masih normal, dan belum mengalami kenaikan.
Salah satu pedagang lainnya, Nina mengatakan saat ini harga minyak goreng kemasan ukuran 2 liter masih di banderol seharga Rp 43 ribu.
Menurutnya, harga itu masih normal dan belum mengalami kenaikan.
“Untuk harga minyak goreng kemasan ukuran 2 liter masih Rp 43 ribu, harga itu masih normal mbak, belum ada naik,” ucapnya.
Hilangnya minyak goreng kita di sejumlah pasar tradisional di Kota Balikpapan ini, membuat para pedagang pun mengalami penurunan omset.
Editor: Michael Ckow








