TinjauAds
Bisnis

Kabupaten Bogor Zona Aman Berinvestasi

Dibaca dalam waktu1 Menit, 18 Detik

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menegaskan, Kabupaten Bogor zona aman berinvestasi. Sebagai daerah yang dekat dengan DKI Jakarta, Pemkab Bogor akan senantiasa menciptakan iklim investasi yang kondusif, agar para pengusaha nyaman berinvestasi di Kabupaten Bogor.

Bogor, tinjau.idMenurut Iwan, Kabupaten Bogor memiliki beberapa kelebihan yang dapat menarik para pengusaha untuk berinvestasi. Oleh karena itu, Pemkab Bogor juga terus berupaya memenuhi kebutuhan infrastruktur yang dapat menunjang aksesibilitas perekonomian, seperti infrastruktur jalan dan lain sebagainya.

“Sebagai daerah bufferzone-nya Ibukota, pastinya punya kelebihan dari aksesibilitas, sumber daya manusia, dan aspek lainnya yang lebih mendukung, daripada wilayah yang jauh dari Ibukota,” jelas Iwan pada Muskab Kabupaten (Muskab) IX Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bogor.

Pemkab Bogor, kata Iwan, ingin memberikan kepastian kepada para pengusaha, agar dapat berinvestasi dengan aman dan nyaman. “Apapun kekurangannya In Sya Allah akan kita fasilitasi,” ujar Iwan.

[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Bogor juga mengucapkan terima kasih kepada APINDO, karena sudah berkolaborasi dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dinamika perekonomian yang tengah terjadi saat ini harus kita hadapi dengan sinergi dari seluruh stakeholder. Saya berharap APINDO bisa menjalin komunikasi yang lebih baik antara Pemkab Bogor, para pengusaha, dan serikat pekerja. Intinya sama-sama kita membangun Kabupaten Bogor, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Iwan Setiawan.

Ketua DPP APINDO Provinsi Jawa Barat, Ning W. Astuti mengajak semua pihak bersinergi. Baik itu dengan rekan-rekan serikat pekerja, maupun dengan pemerintah daerah. “Semua berkolaborasi agar pengusaha bisa bertahan, tidak hanya bertahan saja namun bisa berkembang,” kata Astuti.***

Back to top button