Komisi XI DPR: BI Harus Jadi Bank Sentral Digital Terdepan
Komisi XI DPR meminta Ferry Warjiyo menghasilkan inovasi dan terobosan guna mewujudkan visi sebagai bank sentral digital terdepan.
Jakarta, tinjau.id – DPR telah mensahkan Ferry Wajiyo kembali menjadi Gubernur Bank Indonesia periode 2023-2028.
Saat ini dia masih menjabat sebagai Gubernur BI dan akan berakhir pada Mei 2023.
Disebutkan tantangan ekonomi global ke depan semakin berat.
Mulai dari perlambatan ekonomi global, inflasi dunia yang tinggi, tren kenaikan suku bunga, dolar AS yang kuat, hingga tekanan arus modal keluar.
Anggota Komisi XI DPR Putri Komarudin mengungkapkan hal tersebut menanggapi terpilih kembalinya Ferry Warjiyo sebagai Gubernur BI periode 2023-2028.
“Sebagai nahkoda otoritas moneter, ini yang jadi tugas bagi Gubernur BI. Harus mampu memitigasi dampak rambatan gejolak tersebut guna menjaga ketahanan perekonomian domestik,” ungkap Puteri dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/3/23).
Menurut Puteri, BI perlu terus bersinergi dengan otoritas lain dalam merumuskan bauran kebijakan yang mendorong percepatan pemulihan ekonomi.
Karena selama ini, bauran kebijakan BI juga sangat membantu ekonomi kita cepat pulih setelah melewati titik kritis akibat krisis pandemi.
[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]
“Terlebih, peran BI juga semakin diperkuat melalui UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tutur Puteri.
Rencana Pengembangan Rupiah Digital
Dia mendorong komitmen BI untuk mendukung kebijakan hilirisasi industri yang didorong pemerintah sebagai upaya untuk menjadi negara maju.
“Hilirisasi tidak hanya berhenti di nikel, namun juga pada komoditas lain seperti bijih timah, tembaga, bauksit. Tak terkecuali ke sektor pertanian dan perikanan yang bermanfaat untuk menciptakan lapangan kerja,” lanjut Puteri.
Politisi Partai Golkar ini juga menyoroti terkait rencana Ferry Warjiyo mengembangkan Rupiah digital dalam proyek garuda.
BI harus memastikan proyek ini nantinya memperhatikan betul kesiapan masyarakat. Karena di daerah pemilihannya masih banyak yang belum melek digital.
“Artinya, BI juga harus mempersiapkan literasi digital ini dari sekarang,” terangnya.
Puteri juga berpesan supaya Gubernur BI terpilih Ferry Warjiyo terus menghasilkan inovasi dan terobosan guna mewujudkan visi sebagai bank sentral digital terdepan.
“Sebagai seorang pemimpin harus terus membawa perubahan secara menyeluruh di tubuh BI, seperti transformasi pada sumber daya manusia, budaya kerja, teknologi, dan kelembagaan. Sehingga, BI bisa semakin profesional, kredibel, dan akuntabel,” pungkas Puteri.








