Jelang Ramadan, Bulog Kaltimra Tambah Stok Beras 7.500 Ton
Jelang bulan Ramadan, Bulog Kaltimra menambah pasokan, guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan beras saat puasa nanti. Tak tanggng-tanggung Bulog Kaltimra mendatangkan hingga 7.500 ton beras dari Sulawesi.
Balikpapan, tinjau.id – Penambahan stok itu, bertujuan untuk menjamin ketersediaan beras di gudang Bulog selama bulan Ramadan hingga usai lebaran nanti.
Berdasarkan data, saat ini stok beras di gudang Bulog wilayah Kalimantan Tmur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) masih tersisa 784 ton.
Kendati demikian, guna mencegah kelangkaan stok dan pasokan beras di pasaran, Bulog Kaltimra menambah pasokan beras yang mencapai 7.500 ton. Sehingga nantinya jumlah stok beras yang tersedia di gudang Bulog untuk wilayah Kaltim dan Kaltara mencapai 8.284 ton.
“Untuk saat ini stok beras Bulog Kaltimra cukup aman, karena kita nanti akan punya stok sebanyak 8.284 ton beras. Sementara ini dalam proses pemasukan, baik dari Surabaya maupun Sulawesi,” kata Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog Kaltimra, Andi Fahri, Rabu (1/3/23).
Menurutnya, stok beras yang ada saat ini masih cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan beras bagi seluruh masyarakat di Kaltim dan Kaltara.
Pada tahap awal, tambahan pasokan beras yang masuk ke gudang Bulog Kaltim dan Kaltara masih mengandalkan dari Kota Surabaya.
Sedangkan, untuk pasokan beras dari pulau Sulawesi baru akan masuk pada bulan April mendatang.
[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]
“Saat ini rata-rata beras yang masuk dari Surabaya. Nanti bulan April, baru kita minta lagi dari Sulawesi,” imbuhnya.
Andi menjelaskan di tahap awal ini, tambahan pasokan beras yang masuk dari Kota Surabaya akan mencapai 2.600 ton, kemudian di tahap kedua akan kembali masuk pasokan beras yang mencapai 5.400 ton.
Stok Beras di Kaltimra Aman
Dengan tambahan pasokan beras ini, Andi pun memastikan stok beras di gudang Bulog Kaltim dan Kaltara akan aman selama bulan suci Ramadan hingga akhir lebaran nanti.
“Jadi di tahap awal ini yang dalam proses masuk ada sekitar 2.600 ton beras. Kemudian nanti menyusul sekitar 5.400 ton. Jadi saya rasa pada bulan Ramadan nanti sampai dengan lebaran masih aman,” tandasnya.
Sementara itu, memasuki musim panen bulan Maret 2023 ini, Bulog Kaltimra akan menyerap petani hingga 800 ton. Beras lokal dari petani di Kabupaten Berau, Penajam Paser Utara, dan Kutai Kartanegara.
“Penyerapan lokal, kami sudah mulai membuat prediksi. Rencananya mulai bulan Maret ini, kami akan menyerap sedikitnya 100 ton beras dari petani lokal di Kabupaten Penajam Paser Utara. Tetapi secara keseluruhan selama tahun 2023 ini, kami akan menyerap total 800 ton beras dari petani lokal,” tutupnya.








